Hubungan Intervensi Penyuluhan pada Pengetahuan Remaja tentang Penggunaan Sunscreen yang Tepat Terhadap Kejadian Acne Vulgaris

ABSTRACT Acne vulgaris is an inflammatory skin disease in the pilosebaceous unit that occurs chronically. Sun exposure is one of the causes or reduces acne so that several guidelines recommend the use of sunscreen for acne vulgaris patients. In adolescents, the level of knowledge about acne vulgaris is still lacking. Knowledge about acne includes the causes of acne, how to prevent it, and how to treat it properly, including the use of sunscreen. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge of adolescents through counseling on the use of sunscreen with the incidence of acne vulgaris. The design of this study used a quasi-experimental technique which was conducted for 2 days at SMA Negeri 75 North Jakarta with a total of 170 respondents aged 15-19 years. The sampling method was carried out by answering the pre-test and post-test before and after being given counseling intervention. There was no difference in the average knowledge score between before and after being given counseling intervention between respondents with mild, moderate and severe acne (p-value 0.938 and p-value 0.766). According to the Wilcoxon statistical test, a significant increase in knowledge was obtained between before and after the counseling intervention (p-value <0.001) with an average before the intervention of 60% and after the intervention of 75%. Counseling intervention increases adolescent knowledge of sunscreen. Keywords: Sunscreen Knowledge, Acne Vulgaris, Pretest, Posttest, Skin Care ABSTRAK Acne vulgaris merupakan penyakit inflamasi pada kulit di unit pilosebasea yang berlangsung secara kronis. Paparan sinar matahari merupakan salah satu yang menjadi penyebab atau memperburuk jerawat sehingga beberapa pedoman merekomendasikan penggunaan sunscreen untuk pasien acne vulgaris. Pada remaja, tingkat pengetahuan tentang akne vulgaris masih kurang. Pengetahuan tentang akne meliputi penyebab timbulnya akne, cara pencegahan, dan bagaimana penanganan yang tepat, termasuk penggunaan sunscreen. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan antara tingkat pengetahuan remaja melalui penyuluhan mengenai penggunaan sunscreen dengan kejadian acne vulgaris. Desain penelitian ini menggunakan teknik quasi-eksperimental yang dilakukan selama 2 hari di SMA Negeri 75 Jakarta Utara dengan jumlah responden sebanyak 170 orang dengan rentang usia 15-19 tahun. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara menjawab pre-test dan post-test sebelum dan setelah diberikan intervensi penyuluhan. Tidak didapatkan perbedaan rerata nilai pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi penyuluhan antara responden acne derajat ringan, sedang dan berat (p-value 0,938 dan p-value 0,766). Menurut uji statistik Wilcoxon, didapatkan peningkatan pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah dilakukan intervensi penyuluhan (p-value < 0,001) dengan rerata sebelum intervensi sebesar 60% dan setelah intervensi sebesar 75%. Intervensi berupa penyuluhan meningkatkan pengetahuan remaja terhadap sunscreen. Kata Kunci: Pengetahuan Sunscreen, Akne Vulgaris, Pretest,Postest, Perawatan Kulit

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Malahayati Nursing Journal
Published
2024-11-27
DOI
https://doi.org/10.33024/mnj.v6i12.15853
Primary Topic
Medicinal Plant Research
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Intervensi Penyuluhan pada Pengetahuan Remaja tentang Penggunaan Sunscreen yang Tepat Terhadap Kejadian Acne Vulgaris

Sukmawati Tansil Tan, Shelma Tria Amanda
Malahayati Nursing Journal
Medicinal Plant Research
article

Hubungan Intervensi Penyuluhan pada Pengetahuan Remaja tentang Penggunaan Sunscreen yang Tepat Terhadap Kejadian Acne Vulgaris

Sukmawati Tansil Tan, Shelma Tria Amanda
article en

Abstract

ABSTRACT Acne vulgaris is an inflammatory skin disease in the pilosebaceous unit that occurs chronically. Sun exposure is one of the causes or reduces acne so that several guidelines recommend the use of sunscreen for acne vulgaris patients. In adolescents, the level of knowledge about acne vulgaris is still lacking. Knowledge about acne includes the causes of acne, how to prevent it, and how to treat it properly, including the use of sunscreen. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge of adolescents through counseling on the use of sunscreen with the incidence of acne vulgaris. The design of this study used a quasi-experimental technique which was conducted for 2 days at SMA Negeri 75 North Jakarta with a total of 170 respondents aged 15-19 years. The sampling method was carried out by answering the pre-test and post-test before and after being given counseling intervention. There was no difference in the average knowledge score between before and after being given counseling intervention between respondents with mild, moderate and severe acne (p-value 0.938 and p-value 0.766). According to the Wilcoxon statistical test, a significant increase in knowledge was obtained between before and after the counseling intervention (p-value <0.001) with an average before the intervention of 60% and after the intervention of 75%. Counseling intervention increases adolescent knowledge of sunscreen. Keywords: Sunscreen Knowledge, Acne Vulgaris, Pretest, Posttest, Skin Care ABSTRAK Acne vulgaris merupakan penyakit inflamasi pada kulit di unit pilosebasea yang berlangsung secara kronis. Paparan sinar matahari merupakan salah satu yang menjadi penyebab atau memperburuk jerawat sehingga beberapa pedoman merekomendasikan penggunaan sunscreen untuk pasien acne vulgaris. Pada remaja, tingkat pengetahuan tentang akne vulgaris masih kurang. Pengetahuan tentang akne meliputi penyebab timbulnya akne, cara pencegahan, dan bagaimana penanganan yang tepat, termasuk penggunaan sunscreen. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan antara tingkat pengetahuan remaja melalui penyuluhan mengenai penggunaan sunscreen dengan kejadian acne vulgaris. Desain penelitian ini menggunakan teknik quasi-eksperimental yang dilakukan selama 2 hari di SMA Negeri 75 Jakarta Utara dengan jumlah responden sebanyak 170 orang dengan rentang usia 15-19 tahun. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara menjawab pre-test dan post-test sebelum dan setelah diberikan intervensi penyuluhan. Tidak didapatkan perbedaan rerata nilai pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi penyuluhan antara responden acne derajat ringan, sedang dan berat (p-value 0,938 dan p-value 0,766). Menurut uji statistik Wilcoxon, didapatkan peningkatan pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah dilakukan intervensi penyuluhan (p-value < 0,001) dengan rerata sebelum intervensi sebesar 60% dan setelah intervensi sebesar 75%. Intervensi berupa penyuluhan meningkatkan pengetahuan remaja terhadap sunscreen. Kata Kunci: Pengetahuan Sunscreen, Akne Vulgaris, Pretest,Postest, Perawatan Kulit

Malahayati Nursing JournalVol. 6(12)
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 88%
Medicinal Plant Research
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.