Menelisik Conscientiousness dan Toleransi Ambiguitas terhadap Kecenderungan Pengambilan Resiko pada Pelaku UMKM di Era New Normal

In challenging situations like the Covid-19 pandemic, MSME entrepreneurs are among the affected parties. However, the development and efforts to recover have become a primary demand for MSME entrepreneurs to survive in difficult circumstances. Coupled with changes in consumer habits and preferences, known as the "new normal," it has become a new era that forces MSME entrepreneurs to face a situation full of ambiguity. This study employs purposive sampling to select participants, specifically MSME actors in the city of Palembang who reside in the area, resulting in a total of 150 MSME participants with a variety of product types. This research discusses how the risk-taking propensity of MSME entrepreneurs is influenced by their tolerance ambiguity and conscientiousness. The findings revealed a significant role of tolerance ambiguity in risk-taking propensity (p<0.01), but no significant role of conscientiousness in risk-taking propensity was found. Pada situasi yang sulit seperti pandemi Covid-19, sektor UMKM merupakan salah satu pihak paling terdampak, sehingga perkembangan dan usaha untuk dapat kembali pulih menjadikan suatu tuntutan utama bagi pelaku UMKM untuk dapat bertahan di tengah situasi yang sulit. Ditambah dengan perubahan kebiasaan serta tuntutan dan juga selera dari para konsumen atau disebut sebagai new normal menjadi suatu era baru yang membuat para pelaku UMKM harus menghadapi situasi yang penuh dengan ambiguitas. Penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive untuk memilih partisipan yaitu pelaku UMKM dengan kriteria berdomisili di Kota Palembang, sehingga didapatkan partisipan sejumlah 150 pelaku UMKM dengan jenis produk yang bervariasi. Pengambilan risiko pelaku UMKM dipengaruhi oleh toleransi ambiguitas dan juga conscientiousness dari pelaku UMKM sendiri. Hasil yang didapatkan adalah ditemukan secara signifikan peran toleransi ambiguitas terhadap kecenderungan pengambilan risiko (p<0.01) namun tidak ditemukan signifikansi peran dari conscientiousness terhadap kecenderungan pengambilan risiko.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Psikologi Integratif
Published
2024-11-19
DOI
https://doi.org/10.14421/7sk12750
Primary Topic
SMEs Development and Digital Marketing
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Menelisik Conscientiousness dan Toleransi Ambiguitas terhadap Kecenderungan Pengambilan Resiko pada Pelaku UMKM di Era New Normal

Sayang Ajeng Mardhiyah, Muhammad Rezkyandar
Jurnal Psikologi Integratif
SMEs Development and Digital Marketing
article

Menelisik Conscientiousness dan Toleransi Ambiguitas terhadap Kecenderungan Pengambilan Resiko pada Pelaku UMKM di Era New Normal

Sayang Ajeng Mardhiyah, Muhammad Rezkyandar
article en

Abstract

In challenging situations like the Covid-19 pandemic, MSME entrepreneurs are among the affected parties. However, the development and efforts to recover have become a primary demand for MSME entrepreneurs to survive in difficult circumstances. Coupled with changes in consumer habits and preferences, known as the "new normal," it has become a new era that forces MSME entrepreneurs to face a situation full of ambiguity. This study employs purposive sampling to select participants, specifically MSME actors in the city of Palembang who reside in the area, resulting in a total of 150 MSME participants with a variety of product types. This research discusses how the risk-taking propensity of MSME entrepreneurs is influenced by their tolerance ambiguity and conscientiousness. The findings revealed a significant role of tolerance ambiguity in risk-taking propensity (p<0.01), but no significant role of conscientiousness in risk-taking propensity was found. Pada situasi yang sulit seperti pandemi Covid-19, sektor UMKM merupakan salah satu pihak paling terdampak, sehingga perkembangan dan usaha untuk dapat kembali pulih menjadikan suatu tuntutan utama bagi pelaku UMKM untuk dapat bertahan di tengah situasi yang sulit. Ditambah dengan perubahan kebiasaan serta tuntutan dan juga selera dari para konsumen atau disebut sebagai new normal menjadi suatu era baru yang membuat para pelaku UMKM harus menghadapi situasi yang penuh dengan ambiguitas. Penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive untuk memilih partisipan yaitu pelaku UMKM dengan kriteria berdomisili di Kota Palembang, sehingga didapatkan partisipan sejumlah 150 pelaku UMKM dengan jenis produk yang bervariasi. Pengambilan risiko pelaku UMKM dipengaruhi oleh toleransi ambiguitas dan juga conscientiousness dari pelaku UMKM sendiri. Hasil yang didapatkan adalah ditemukan secara signifikan peran toleransi ambiguitas terhadap kecenderungan pengambilan risiko (p<0.01) namun tidak ditemukan signifikansi peran dari conscientiousness terhadap kecenderungan pengambilan risiko.

Jurnal Psikologi IntegratifVol. 12(2)
Decent work and economic growth
Openalex Percentile: Top 61%
SMEs Development and Digital Marketing
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.