Pelayanan Anak Dalam Pandang Yesus Kristus Dalam Matius 18:6

Abstract Every human being is loved and valued by God, from children to adults. A congregation of God consists of children to adults so church service is ultimately differentiated based on the age spectrum. Known as children's ministry, youth ministry, men's ministry, women's ministry and so on that may be added to a church. Of the many services that exist in a church, children's ministry is often considered less important and even neglected. Even though Jesus himself gave a serious view of children who believe in Jesus need to be served seriously as stated in Matthew 18:6, meaning that trust and understanding of who God is worshiped must be built early. It is a mistake when the church has the perspective that to understand what one believes, one must wait for the person to have a mature enough mind to understand what one believes. As a result, the next generation of the church, from children to adults, is not good at understanding what they think. Since they tend to be late in preparing themselves, there needs to be a perspective of how Jesus views children's ministry as something important and serious for God's church. Keywords: Ministry, Children, Jesus, Church, Perspective Abstrak Setiap manusia dikasihi dan dipandang berharga oleh Allah, mulai dari anak-anak sampai kepada orang dewasa. Dan dalam sebuah gereja Tuhan terdiri dari anak-anak sampai kepada orang dewasa, sehingga dalam sebuah pelayanan gereja pada akhirnya dibedakan berdasarkan spectrum usia. Dikenal dengan pelayanan anak, pemuda, pria, wanita dan lain sebagainya yang mungkin dapat ditambahkan dalam sebuah gereja. Dari sekian banyak pelayanan dalam sebuah gereja, seringkali pelayanan anak dianggap kurang penting dan bahkan terabaikan. Padahal Yesus sendiri memberikan padangan yang serius tentang anak yang percaya kepada Yesus perlu dilayani dengan serius sebagaimana tertuang dalam Matius 18:6, artinya kepercayaan dan pemahaman akan siapa Allah yang disembah harus dibangun sejak dini. Sebuah kesalahan ketika gereja memiliki perspektif, bahwa untuk memahami apa yang diimani harus menunggu orang tersebut memiliki pikiran yang cukup dewasa untuk memahami apa yang diimani. Akibatnya generasi gereja berikutnya, mulai dari anak-anak sampai dewasa sebenarnya mereka kurang baik dalam memahami apa yang diimani. Sebab cenderung terlambat dalam mempersiapkannya, maka dari itu perlu memiliki perspektif tentang bagaimana Yesus memandang pelayanan anak sebagai sesuatu yang penting dan serius bagi gereja Tuhan. Kata Kunci: Pelayanan, Anak, Yesus, Gereja, Perspektif

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab.
Published
2024-10-31
DOI
https://doi.org/10.69668/juita.v1i2.19
Primary Topic
Contemporary Christian Leadership and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pelayanan Anak Dalam Pandang Yesus Kristus Dalam Matius 18:6

Ryan Madunde
Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab.
Contemporary Christian Leadership and Education
article

Pelayanan Anak Dalam Pandang Yesus Kristus Dalam Matius 18:6

Ryan Madunde
article en

Abstract

Abstract Every human being is loved and valued by God, from children to adults. A congregation of God consists of children to adults so church service is ultimately differentiated based on the age spectrum. Known as children's ministry, youth ministry, men's ministry, women's ministry and so on that may be added to a church. Of the many services that exist in a church, children's ministry is often considered less important and even neglected. Even though Jesus himself gave a serious view of children who believe in Jesus need to be served seriously as stated in Matthew 18:6, meaning that trust and understanding of who God is worshiped must be built early. It is a mistake when the church has the perspective that to understand what one believes, one must wait for the person to have a mature enough mind to understand what one believes. As a result, the next generation of the church, from children to adults, is not good at understanding what they think. Since they tend to be late in preparing themselves, there needs to be a perspective of how Jesus views children's ministry as something important and serious for God's church. Keywords: Ministry, Children, Jesus, Church, Perspective Abstrak Setiap manusia dikasihi dan dipandang berharga oleh Allah, mulai dari anak-anak sampai kepada orang dewasa. Dan dalam sebuah gereja Tuhan terdiri dari anak-anak sampai kepada orang dewasa, sehingga dalam sebuah pelayanan gereja pada akhirnya dibedakan berdasarkan spectrum usia. Dikenal dengan pelayanan anak, pemuda, pria, wanita dan lain sebagainya yang mungkin dapat ditambahkan dalam sebuah gereja. Dari sekian banyak pelayanan dalam sebuah gereja, seringkali pelayanan anak dianggap kurang penting dan bahkan terabaikan. Padahal Yesus sendiri memberikan padangan yang serius tentang anak yang percaya kepada Yesus perlu dilayani dengan serius sebagaimana tertuang dalam Matius 18:6, artinya kepercayaan dan pemahaman akan siapa Allah yang disembah harus dibangun sejak dini. Sebuah kesalahan ketika gereja memiliki perspektif, bahwa untuk memahami apa yang diimani harus menunggu orang tersebut memiliki pikiran yang cukup dewasa untuk memahami apa yang diimani. Akibatnya generasi gereja berikutnya, mulai dari anak-anak sampai dewasa sebenarnya mereka kurang baik dalam memahami apa yang diimani. Sebab cenderung terlambat dalam mempersiapkannya, maka dari itu perlu memiliki perspektif tentang bagaimana Yesus memandang pelayanan anak sebagai sesuatu yang penting dan serius bagi gereja Tuhan. Kata Kunci: Pelayanan, Anak, Yesus, Gereja, Perspektif

Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab.Vol. 1(2)
Berea College (US)
Gender equality
Openalex Percentile: Top 68%
Contemporary Christian Leadership and Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.