Peran dukungan orang tua, guru, dan teman sejawat terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap terhadap penyakit menular seksual pada pelajar putri

Background: Adolescence is a transitional period marked by sexual maturity. At this time, direction and knowledge are needed to form good attitudes to prevent sexual deviations that lead to various kinds of sexual health problems. Purpose: To determine the relationship between the role of parental, teacher and peer support in improving reproductive health knowledge and attitudes towards sexually transmitted diseases in female students. Method: Quantitative research with an analytic and cross-sectional approach, implemented in an Integrated Modern Islamic Boarding School in X City in April-May 2023. The independent variables in this study are the role of teachers, parents, and peers, while the dependent variable is knowledge and attitude towards reproductive health. The sample technique used random sampling and the slovin formula, the number of samples used was 50 respondents. Univariate data analysis and bivariate statistical test using chi square test. Results: The study showed that support from parents, teachers, and peers significantly improved adolescents' knowledge and attitudes about reproductive health. Some influential factors include the role of parents (p-value=0.001), the role of teachers (p-value=0.017) and peers (p-value=0.004). Conclusion: There is a relationship between knowledge and attitudes towards parental, teacher, and peer support for students' reproductive health in modern Islamic boarding schools. Good knowledge and attitudes of respondents will have an impact on better mental health. Keyword: Adolescents; Peers; Reproductive Health; Role of Parents; Role of Teachers. Pendahuluan: Masa remaja adalah masa peralihan yang ditandai dengan kematangan seksual. Masa ini dibutuhkan arahan dan pengetahuan agar membentuk sikap yang baik untuk mencegah penyimpangan seksual yang menjerumus keberbagai macam permasalahan kesehatan seksual. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran dukungan orang tua, guru dan teman sejawat dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap terhadap penyakit menular seksual pada pelajar putri. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik dan cross-sectional, dilakukan di Pesantren Modern Terpadu di kota X pada bulan April-Mei 2023. Variabel independen dalam penelitian ini adalah peran guru, orang tua, dan rekan sejawat, sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap terhadap penyakit menular seksual pada pelajar putri. Teknik sampel menggunakan random sampling dan rumus slovin, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 50 responden. Analisis data univariat dan bivariat uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua, guru, dan teman sebaya signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Beberapa faktor yang berpengaruh antara lain, peran orang tua (p-value=0.001), peran guru (p-value=0.017) dan teman sebaya (p-value=0.004). Simpulan: Adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap dukungan orang tua, guru dan teman sejawat dalam kesehatan reproduksi siswi di pesantren modern. Pengetahuan dan sikap responden yang baik akan berpengaruh terhadap kesehatan mental yang lebih baik. Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi; Peran Orang Tua; Peran Guru; Remaja; Teman Sejawat.

Authors

Publication Details

Journal
HOLISTIK JURNAL KESEHATAN
Published
2024-09-23
DOI
https://doi.org/10.33024/hjk.v18i7.374
Citations
1
Primary Topic
Adolescent Health and Behaviors
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.85
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Peran dukungan orang tua, guru, dan teman sejawat terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap terhadap penyakit menular seksual pada pelajar putri

Bun Yurizali, Nurmaines Adhyka, Intan Kamala Aisyiah
1 citations
HOLISTIK JURNAL KESEHATAN
Adolescent Health and Behaviors
0.85
article

Peran dukungan orang tua, guru, dan teman sejawat terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap terhadap penyakit menular seksual pada pelajar putri

Bun Yurizali, Nurmaines Adhyka, Intan Kamala Aisyiah
article en
1 citations

Abstract

Background: Adolescence is a transitional period marked by sexual maturity. At this time, direction and knowledge are needed to form good attitudes to prevent sexual deviations that lead to various kinds of sexual health problems. Purpose: To determine the relationship between the role of parental, teacher and peer support in improving reproductive health knowledge and attitudes towards sexually transmitted diseases in female students. Method: Quantitative research with an analytic and cross-sectional approach, implemented in an Integrated Modern Islamic Boarding School in X City in April-May 2023. The independent variables in this study are the role of teachers, parents, and peers, while the dependent variable is knowledge and attitude towards reproductive health. The sample technique used random sampling and the slovin formula, the number of samples used was 50 respondents. Univariate data analysis and bivariate statistical test using chi square test. Results: The study showed that support from parents, teachers, and peers significantly improved adolescents' knowledge and attitudes about reproductive health. Some influential factors include the role of parents (p-value=0.001), the role of teachers (p-value=0.017) and peers (p-value=0.004). Conclusion: There is a relationship between knowledge and attitudes towards parental, teacher, and peer support for students' reproductive health in modern Islamic boarding schools. Good knowledge and attitudes of respondents will have an impact on better mental health. Keyword: Adolescents; Peers; Reproductive Health; Role of Parents; Role of Teachers. Pendahuluan: Masa remaja adalah masa peralihan yang ditandai dengan kematangan seksual. Masa ini dibutuhkan arahan dan pengetahuan agar membentuk sikap yang baik untuk mencegah penyimpangan seksual yang menjerumus keberbagai macam permasalahan kesehatan seksual. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran dukungan orang tua, guru dan teman sejawat dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap terhadap penyakit menular seksual pada pelajar putri. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik dan cross-sectional, dilakukan di Pesantren Modern Terpadu di kota X pada bulan April-Mei 2023. Variabel independen dalam penelitian ini adalah peran guru, orang tua, dan rekan sejawat, sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap terhadap penyakit menular seksual pada pelajar putri. Teknik sampel menggunakan random sampling dan rumus slovin, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 50 responden. Analisis data univariat dan bivariat uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua, guru, dan teman sebaya signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Beberapa faktor yang berpengaruh antara lain, peran orang tua (p-value=0.001), peran guru (p-value=0.017) dan teman sebaya (p-value=0.004). Simpulan: Adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap dukungan orang tua, guru dan teman sejawat dalam kesehatan reproduksi siswi di pesantren modern. Pengetahuan dan sikap responden yang baik akan berpengaruh terhadap kesehatan mental yang lebih baik. Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi; Peran Orang Tua; Peran Guru; Remaja; Teman Sejawat.

HOLISTIK JURNAL KESEHATANVol. 18(7)
Gender equality
Openalex Percentile: Top 20%
Adolescent Health and Behaviors
0.85
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.