Analisis Akad Istishna PSAKS 104 pada Usaha Konveksi di Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene

This research aims to evaluate the conformity between contract agreements and financial recording/reporting using istishna contracts under PSAK Syariah 104, in garment workshops in East Banggae District, Majene Regency. The background of this study addresses common practices where garment workshops undertake orders without clear contractual agreements and lack appropriate financial recording according to Sharia accounting principles. The research employs a qualitative approach with descriptive qualitative methodology, using case study analysis as the measurement tool. The findings indicate that most garment workshops in East Banggae District apply istishna contracts (PSAKS 104) but not comprehensively. While these workshops align with the essence of istishna contracts in terms of business characteristics, their financial recording and reporting do not fully comply with istishna contract requirements. Therefore, based on this research, it can be concluded that most garment workshops in East Banggae District adhere to the essence of istishna contracts (PSAKS 104), albeit not entirely. Keywords: Istishna' Contract, PSAKS 104, Convection Businesses Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian antara akad perjanjian dan pencatatan/pelaporan keuangan dengan penggunaan akad istishna PSAKS 104, pada usaha konveksi di Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene. Latar belakang penelitian ini adalah praktik umum di mana konveksi hanya melakukan pesanan tanpa kontrak akad yang jelas dan kurangnya pencatatan keuangan yang sesuai dengan prinsip akuntansi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan analisis studi kasus sebagai alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konveksi di Kecamatan Banggae Timur menerapkan akad istishna (PSAKS 104) tapi tidak secara menyeluruh. Karena dilihat dari segi karakteristik usaha konveksi di kecamatan banggae timur sudah sesuai dengan akad istishna’, namun dari segi pencatatan dan pelaporan keuangan tidak sesuai dengan akad istishna. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konveksi di Kecamatan Banggae Timur sesuai dengan esensi akad istishna (PSAKS 104), tetapi tidak secara menyeluruh.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Abdurrauf Social Science.
Published
2024-09-22
DOI
https://doi.org/10.70742/arsos.v1i2.37
Primary Topic
Agriculture and Agroindustry Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Akad Istishna PSAKS 104 pada Usaha Konveksi di Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene

Nurhikmah Nurhikmah, Siti Hadijah, Erty Rospyana Rufaida
Abdurrauf Social Science.
Agriculture and Agroindustry Studies
article

Analisis Akad Istishna PSAKS 104 pada Usaha Konveksi di Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene

Nurhikmah Nurhikmah, Siti Hadijah, Erty Rospyana Rufaida
article en

Abstract

This research aims to evaluate the conformity between contract agreements and financial recording/reporting using istishna contracts under PSAK Syariah 104, in garment workshops in East Banggae District, Majene Regency. The background of this study addresses common practices where garment workshops undertake orders without clear contractual agreements and lack appropriate financial recording according to Sharia accounting principles. The research employs a qualitative approach with descriptive qualitative methodology, using case study analysis as the measurement tool. The findings indicate that most garment workshops in East Banggae District apply istishna contracts (PSAKS 104) but not comprehensively. While these workshops align with the essence of istishna contracts in terms of business characteristics, their financial recording and reporting do not fully comply with istishna contract requirements. Therefore, based on this research, it can be concluded that most garment workshops in East Banggae District adhere to the essence of istishna contracts (PSAKS 104), albeit not entirely. Keywords: Istishna' Contract, PSAKS 104, Convection Businesses Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian antara akad perjanjian dan pencatatan/pelaporan keuangan dengan penggunaan akad istishna PSAKS 104, pada usaha konveksi di Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene. Latar belakang penelitian ini adalah praktik umum di mana konveksi hanya melakukan pesanan tanpa kontrak akad yang jelas dan kurangnya pencatatan keuangan yang sesuai dengan prinsip akuntansi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan analisis studi kasus sebagai alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konveksi di Kecamatan Banggae Timur menerapkan akad istishna (PSAKS 104) tapi tidak secara menyeluruh. Karena dilihat dari segi karakteristik usaha konveksi di kecamatan banggae timur sudah sesuai dengan akad istishna’, namun dari segi pencatatan dan pelaporan keuangan tidak sesuai dengan akad istishna. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konveksi di Kecamatan Banggae Timur sesuai dengan esensi akad istishna (PSAKS 104), tetapi tidak secara menyeluruh.

Abdurrauf Social Science.Vol. 1(2)
Universitas Sulawesi Barat (ID)
Partnerships for the goals
Openalex Percentile: Top 65%
Agriculture and Agroindustry Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.