Meningkatkan Komunikasi Anak Melalui Permainan Tradisional Telepon Kaleng

Abstract: The aim of this research is to determine the improvement of children's communication abilities through the tin can Phone traditional game at PAUD Nur Abella Bentiring Permai. This study is a Classroom Action Research (CAR) conducted in cycles. The subjects of this study are 13 children in group B at PAUD Nur Abella. The research was carried out in two cycles with two meetings each. Data analysis was done qualitatively and quantitatively, with qualitative analysis used to determine the process improvement expressed in a predicate, while quantitative analysis was used to determine the improvement in results using percentages. The results showed an improvement in communication ability in children through the use of the tin can Phone traditional game at PAUD Nur Abella. In the first cycle, meeting 1 had a percentage of 38.46%, in the first cycle, meeting 2 had a percentage of 52.40%, in the second cycle, meeting 1 had a percentage of 61.53%, and in the second cycle, meeting 2 had a percentage of 80.28%. In conclusion, the research showed that using the traditional game can enhance communication skills in children at PAUD Nur Abella Bentiring Permai. This was evidenced by an improvement in the second cycle, meeting 2, with an achievement percentage of 80.28%, indicating excellent development. Key Words: Communication Skills, Traditional Games, Tin Can Phone Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi anak melalui permainan tradisional telepon kaleng di PAUD Nur Abella Bentiring Permai. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau disebut juga Classroom action research dengan prosedur yang digunakan berbentuk siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B di PAUD Nur Abella yang berjumlah 13 orang anak. Penelitian dilaksanakan dua siklus dua pertemuan. Analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif dan kuantitaif dengan penekananya digunakan untuk menentukan peningkatan proses yang dinyatakan dalam sebuah predikat, sedangkan analisis kuantitatif dugunakan untuk menentukan peningkatan hasil dengan menggunakan presentase. Hasil peningkatan kemampuan komunikasi pada anak dengan menggunakan permainan tradisional telepon kaleng di PAUD Nur Abella pada siklus I pertemuan ke I dengan presentase 38,46%, di siklus ke I pertemuan ke II dengan presentase 52,40%, siklus ke II pertemuan ke I dengan presentase 61,53% dan siklus II pertemuan ke II dengan presentase 80,28%. Kesimpulan penelitian bahwa menggunakan permainan tradisional telepon kaleng dapat meningkatkan kemampuan komunikasi pada anak di PAUD Nur Abella Bentiring Permai, terbukti pada siklus II pertemuan Ke II terjadi peningkatan dengan hasil presentase pencapaian sebesar 80,28% dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB).Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi, Permainan Tradisional, telepon Kaleng

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Visionary Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan
Published
2024-11-05
DOI
https://doi.org/10.33394/vis.v12i2.12111
Primary Topic
Educational Methods and Impacts
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Meningkatkan Komunikasi Anak Melalui Permainan Tradisional Telepon Kaleng

Rika Partika Sari, Rezki Wahyuningsih, Mimpira Haryono
Jurnal Visionary Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan
Educational Methods and Impacts
article

Meningkatkan Komunikasi Anak Melalui Permainan Tradisional Telepon Kaleng

Rika Partika Sari, Rezki Wahyuningsih, Mimpira Haryono
article en

Abstract

Abstract: The aim of this research is to determine the improvement of children's communication abilities through the tin can Phone traditional game at PAUD Nur Abella Bentiring Permai. This study is a Classroom Action Research (CAR) conducted in cycles. The subjects of this study are 13 children in group B at PAUD Nur Abella. The research was carried out in two cycles with two meetings each. Data analysis was done qualitatively and quantitatively, with qualitative analysis used to determine the process improvement expressed in a predicate, while quantitative analysis was used to determine the improvement in results using percentages. The results showed an improvement in communication ability in children through the use of the tin can Phone traditional game at PAUD Nur Abella. In the first cycle, meeting 1 had a percentage of 38.46%, in the first cycle, meeting 2 had a percentage of 52.40%, in the second cycle, meeting 1 had a percentage of 61.53%, and in the second cycle, meeting 2 had a percentage of 80.28%. In conclusion, the research showed that using the traditional game can enhance communication skills in children at PAUD Nur Abella Bentiring Permai. This was evidenced by an improvement in the second cycle, meeting 2, with an achievement percentage of 80.28%, indicating excellent development. Key Words: Communication Skills, Traditional Games, Tin Can Phone Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi anak melalui permainan tradisional telepon kaleng di PAUD Nur Abella Bentiring Permai. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau disebut juga Classroom action research dengan prosedur yang digunakan berbentuk siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B di PAUD Nur Abella yang berjumlah 13 orang anak. Penelitian dilaksanakan dua siklus dua pertemuan. Analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif dan kuantitaif dengan penekananya digunakan untuk menentukan peningkatan proses yang dinyatakan dalam sebuah predikat, sedangkan analisis kuantitatif dugunakan untuk menentukan peningkatan hasil dengan menggunakan presentase. Hasil peningkatan kemampuan komunikasi pada anak dengan menggunakan permainan tradisional telepon kaleng di PAUD Nur Abella pada siklus I pertemuan ke I dengan presentase 38,46%, di siklus ke I pertemuan ke II dengan presentase 52,40%, siklus ke II pertemuan ke I dengan presentase 61,53% dan siklus II pertemuan ke II dengan presentase 80,28%. Kesimpulan penelitian bahwa menggunakan permainan tradisional telepon kaleng dapat meningkatkan kemampuan komunikasi pada anak di PAUD Nur Abella Bentiring Permai, terbukti pada siklus II pertemuan Ke II terjadi peningkatan dengan hasil presentase pencapaian sebesar 80,28% dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB).Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi, Permainan Tradisional, telepon Kaleng

Jurnal Visionary Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi PendidikanVol. 12(2)
Universitas Dehasen Bengkulu (ID)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 73%
Educational Methods and Impacts
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.