Puisi “الرحيل” Karya Nāzik Al-Malāʾikah dalam Semiotika Morris

Abstract: This study aims to describe the implicit meanings in the poem "الرحيل" (Departure) by Nāzik Al-Malāʾikah using Morris's three-dimensional semiotics, which includes syntactic, semantic, and pragmatic dimensions. The results of the study reveal that the poem "al-Rahīl" (Departure) consists of five stanzas divided into three parts. The first part, encompassing the first and second stanzas, reflects the speaker’s journey from "I" to "all his pain." The second part, covering the third and fourth stanzas, portrays the journey from "I" to "life." The third part consists solely of the fifth stanza, expressing "I" in relation to others. From these three sections, it can be concluded that the speaker has embraced both the sweetness and trials of life with sincerity and is preparing to leave the world, viewing death as a transition. The speaker hopes that their charitable actions in this life will be remembered.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna implisit dalam puisi "الرحيل" (Kepergian) karya Nāzik Al-Malāʾikah dengan menggunakan semiotika tiga dimensi Morris, yang mencakup dimensi sintaksis, semantis, dan pragmatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi "al-Rahīl" (Kepergian) terdiri dari lima bait yang dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama, yang mencakup bait pertama dan kedua, mencerminkan perjalanan tokoh "aku" dari "aku" ke "segala rasa sakitnya." Bagian kedua, mencakup bait ketiga dan keempat, menggambarkan perjalanan dari "aku" ke "kehidupan." Bagian ketiga hanya terdiri dari bait kelima, yang mengungkapkan "aku" dalam hubungannya dengan orang lain. Dari ketiga bagian ini, dapat disimpulkan bahwa tokoh "aku" telah menerima baik manisnya hidup maupun cobaannya dengan ketulusan dan bersiap untuk meninggalkan dunia, memandang kematian sebagai sebuah transisi. Tokoh "aku" berharap bahwa amal perbuatannya di dunia ini akan dikenang.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Thaqafiyyat Jurnal Bahasa Peradaban dan Informasi Islam
Published
2024-11-03
DOI
https://doi.org/10.14421/thaq.2023.22204
Primary Topic
Qur’anic Interpretation Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Puisi “الرحيل” Karya Nāzik Al-Malāʾikah dalam Semiotika Morris

Lailatul Qomariyah
Thaqafiyyat Jurnal Bahasa Peradaban dan Informasi Islam
Qur’anic Interpretation Studies
article

Puisi “الرحيل” Karya Nāzik Al-Malāʾikah dalam Semiotika Morris

Lailatul Qomariyah
article en

Abstract

Abstract: This study aims to describe the implicit meanings in the poem "الرحيل" (Departure) by Nāzik Al-Malāʾikah using Morris's three-dimensional semiotics, which includes syntactic, semantic, and pragmatic dimensions. The results of the study reveal that the poem "al-Rahīl" (Departure) consists of five stanzas divided into three parts. The first part, encompassing the first and second stanzas, reflects the speaker’s journey from "I" to "all his pain." The second part, covering the third and fourth stanzas, portrays the journey from "I" to "life." The third part consists solely of the fifth stanza, expressing "I" in relation to others. From these three sections, it can be concluded that the speaker has embraced both the sweetness and trials of life with sincerity and is preparing to leave the world, viewing death as a transition. The speaker hopes that their charitable actions in this life will be remembered.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna implisit dalam puisi "الرحيل" (Kepergian) karya Nāzik Al-Malāʾikah dengan menggunakan semiotika tiga dimensi Morris, yang mencakup dimensi sintaksis, semantis, dan pragmatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi "al-Rahīl" (Kepergian) terdiri dari lima bait yang dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama, yang mencakup bait pertama dan kedua, mencerminkan perjalanan tokoh "aku" dari "aku" ke "segala rasa sakitnya." Bagian kedua, mencakup bait ketiga dan keempat, menggambarkan perjalanan dari "aku" ke "kehidupan." Bagian ketiga hanya terdiri dari bait kelima, yang mengungkapkan "aku" dalam hubungannya dengan orang lain. Dari ketiga bagian ini, dapat disimpulkan bahwa tokoh "aku" telah menerima baik manisnya hidup maupun cobaannya dengan ketulusan dan bersiap untuk meninggalkan dunia, memandang kematian sebagai sebuah transisi. Tokoh "aku" berharap bahwa amal perbuatannya di dunia ini akan dikenang.

Thaqafiyyat Jurnal Bahasa Peradaban dan Informasi Islam
Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta (ID)
Peace, Justice and strong institutions
Openalex Percentile: Top 73%
Qur’anic Interpretation Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Puisi “الرحيل” Karya Nāzik Al-Malāʾikah dalam Semiotika Morris — Lailatul Qomariyah · Thaqafiyyat Jurnal Bahasa Peradaban dan Informasi Islam (2024) | TGRS Research Map | TGRS