“Sinkretisme” dalam Upacara Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Abstract: The aim of this research is to analyze syncretism in the Buka Luwur Makam Sunan Kudus ceremonial tradition, focusing on the public's perception of ceremonial objects involved in the ritual. This research is field-based and employs qualitative methods. Data analysis was conducted descriptively and analytically using a hermeneutic-philosophical approach. The findings indicate that the Buka Luwur event, held from the 1st to the 10th of Muharram, encompasses a variety of activities ranging from ritual-magical practices to socio-economic events. Most supporters of this tradition believe that ceremonial objects used in the procession—such as water for cleaning the Cinthaka keris, the Buka Luwur cloth, cricket rice, and Asyura porridge—can bring blessings. These blessings are believed to include facilitating sustenance, curing illness, and enhancing crop fertility. This belief emerges from the blending of Islamic and Javanese cultural values in the tradition. The research aims to provide insights that can help organizers evaluate the tradition and minimize the potential for syncretic beliefs by offering correct education and understanding to the public.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sinkretisme dalam upacara tradisi Buka Luwur Makam Sunan Kudus yang tercermin dalam persepsi masyarakat terhadap benda-benda upacara dalam tradisi tersebut. Penelitian ini merupakan field research dengan menggunakan metode kualitatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan pendekatan hermeneutik-filosofis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosesi acara Buka Luwur yang berlangsung pada tanggal 1-10 Muharram dikemas dalam berbagai kegiatan, dari yang bersifat ritual-magis hingga sosial-ekonomis. Masyarakat pendukung tradisi tersebut mayoritas percaya bahwa benda-benda upacara dalam prosesi tradisi tersebut, seperti air bekas penjamasan atau penyucian keris Cinthaka, kain bekas Buka Luwur, nasi jangkrik, dan bubur Asyura, dapat mendatangkan berkah. Bentuk keberkahan yang dipercaya oleh masyarakat berasal dari benda-benda upacara tersebut antara lain memperlancar rizki, menyembuhkan penyakit, dan menyuburkan tanaman. Kepercayaan ini lahir sebagai akibat bercampurnya nilai-nilai Islam dan nilai-nilai budaya Jawa dalam pelaksanaan tradisi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara untuk meminimalisir potensi munculnya keyakinan sinkretis dengan cara memberikan edukasi dan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Thaqafiyyat Jurnal Bahasa Peradaban dan Informasi Islam
Published
2024-11-03
DOI
https://doi.org/10.14421/thaq.2023.22201
Primary Topic
Agricultural Research and Practices
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

“Sinkretisme” dalam Upacara Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Faridhatun Nikmah
Thaqafiyyat Jurnal Bahasa Peradaban dan Informasi Islam
Agricultural Research and Practices
article

“Sinkretisme” dalam Upacara Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Faridhatun Nikmah
article en

Abstract

Abstract: The aim of this research is to analyze syncretism in the Buka Luwur Makam Sunan Kudus ceremonial tradition, focusing on the public's perception of ceremonial objects involved in the ritual. This research is field-based and employs qualitative methods. Data analysis was conducted descriptively and analytically using a hermeneutic-philosophical approach. The findings indicate that the Buka Luwur event, held from the 1st to the 10th of Muharram, encompasses a variety of activities ranging from ritual-magical practices to socio-economic events. Most supporters of this tradition believe that ceremonial objects used in the procession—such as water for cleaning the Cinthaka keris, the Buka Luwur cloth, cricket rice, and Asyura porridge—can bring blessings. These blessings are believed to include facilitating sustenance, curing illness, and enhancing crop fertility. This belief emerges from the blending of Islamic and Javanese cultural values in the tradition. The research aims to provide insights that can help organizers evaluate the tradition and minimize the potential for syncretic beliefs by offering correct education and understanding to the public.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sinkretisme dalam upacara tradisi Buka Luwur Makam Sunan Kudus yang tercermin dalam persepsi masyarakat terhadap benda-benda upacara dalam tradisi tersebut. Penelitian ini merupakan field research dengan menggunakan metode kualitatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan pendekatan hermeneutik-filosofis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosesi acara Buka Luwur yang berlangsung pada tanggal 1-10 Muharram dikemas dalam berbagai kegiatan, dari yang bersifat ritual-magis hingga sosial-ekonomis. Masyarakat pendukung tradisi tersebut mayoritas percaya bahwa benda-benda upacara dalam prosesi tradisi tersebut, seperti air bekas penjamasan atau penyucian keris Cinthaka, kain bekas Buka Luwur, nasi jangkrik, dan bubur Asyura, dapat mendatangkan berkah. Bentuk keberkahan yang dipercaya oleh masyarakat berasal dari benda-benda upacara tersebut antara lain memperlancar rizki, menyembuhkan penyakit, dan menyuburkan tanaman. Kepercayaan ini lahir sebagai akibat bercampurnya nilai-nilai Islam dan nilai-nilai budaya Jawa dalam pelaksanaan tradisi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara untuk meminimalisir potensi munculnya keyakinan sinkretis dengan cara memberikan edukasi dan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

Thaqafiyyat Jurnal Bahasa Peradaban dan Informasi Islam
UIN Raden Mas Said Surakarta
Openalex Percentile: Top 65%
Agricultural Research and Practices
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.