PENERAPAN KONSEP MULTISENSORI DALAM PERANCANGAN RUANG INTERPRETASI BERBASIS TEKNOLOGI DI SUNDA KELAPA

Indonesia is an archipelagic country with seas covering 70% of its territory so that people's activities at sea are quite busy, one of which is buying and selling activities on sea routes. This can be seen from the spread of port points in Indonesia. Sunda Kelapa Harbor is one of Indonesia's ancient ports, located in North Jakarta. Historically, this port was the main port for buying and selling activities on the island of Java. In the 19th century, this port experienced shallowing so that this port began to be replaced and busy community activities at Sunda Kelapa Harbor began to decline and the value of this port as a 'place' began to fade. Therefore, this research was carried out to look for architectural solutions with spatial experience and accompanied by supporting facilities that are more in demand in this century. The research carried out resulted in a solution in the form of designing an interpretation center supported by other programs. The design was carried out using a multisensory design method involving technology as an adaptation to the times so that it is more interesting and interactive. Keywords: interpretation, sunda kelapa, place, technology Abstrak Indonesia merupakan negara kepulauan dengan lautan seluas 70% dari wilayahnya sehingga aktivitas masyarakat di laut cukup padat salah satunya kegiatan jual beli jalur laut. Hal ini dapat dilihat dari tersebarnya titik pelabuhan di Indonesia. Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan salah satu pelabuhan kuno Indonesia yang terletak di Jakarta Utara. Pada sejarahnya, pelabuhan ini merupakan pelabuhan utama dalam kegiatan jual beli di Pulau Jawa. Pada abad ke-19 pelabuhan ini mengalami pendangkalan sehingga pelabuhan ini mulai tergantikan dan kesibukan aktivitas masyarakat di Pelabuhan Sunda Kelapa mulai menurun dan nilai pelabuhan ini sebagai ‘tempat’ mulai memudar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mencari solusi arsitektural dengan pengalaman ruang dan disertai dengan fasilitas penunjang yang lebih diminati pada abad ini. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan solusi berupa perancangan pusat interpretasi yang didukung program lainnya. Perancangan dilakukan dengan metode desain multisensori yang dilibatkan dengan teknologi sebagai salah satu penyesuaian terhadap zaman sehingga lebih menarik dan interaktif.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Sains Teknologi Urban Perancangan Arsitektur (Stupa)
Published
2024-10-28
DOI
https://doi.org/10.24912/stupa.v6i2.30896
Primary Topic
Architectural and Urban Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENERAPAN KONSEP MULTISENSORI DALAM PERANCANGAN RUANG INTERPRETASI BERBASIS TEKNOLOGI DI SUNDA KELAPA

Ralph Louis Salis, Alvin Hadiwono
Jurnal Sains Teknologi Urban Perancangan Arsitektur (Stupa)
Architectural and Urban Studies
article

PENERAPAN KONSEP MULTISENSORI DALAM PERANCANGAN RUANG INTERPRETASI BERBASIS TEKNOLOGI DI SUNDA KELAPA

Ralph Louis Salis, Alvin Hadiwono
article en

Abstract

Indonesia is an archipelagic country with seas covering 70% of its territory so that people's activities at sea are quite busy, one of which is buying and selling activities on sea routes. This can be seen from the spread of port points in Indonesia. Sunda Kelapa Harbor is one of Indonesia's ancient ports, located in North Jakarta. Historically, this port was the main port for buying and selling activities on the island of Java. In the 19th century, this port experienced shallowing so that this port began to be replaced and busy community activities at Sunda Kelapa Harbor began to decline and the value of this port as a 'place' began to fade. Therefore, this research was carried out to look for architectural solutions with spatial experience and accompanied by supporting facilities that are more in demand in this century. The research carried out resulted in a solution in the form of designing an interpretation center supported by other programs. The design was carried out using a multisensory design method involving technology as an adaptation to the times so that it is more interesting and interactive. Keywords: interpretation, sunda kelapa, place, technology Abstrak Indonesia merupakan negara kepulauan dengan lautan seluas 70% dari wilayahnya sehingga aktivitas masyarakat di laut cukup padat salah satunya kegiatan jual beli jalur laut. Hal ini dapat dilihat dari tersebarnya titik pelabuhan di Indonesia. Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan salah satu pelabuhan kuno Indonesia yang terletak di Jakarta Utara. Pada sejarahnya, pelabuhan ini merupakan pelabuhan utama dalam kegiatan jual beli di Pulau Jawa. Pada abad ke-19 pelabuhan ini mengalami pendangkalan sehingga pelabuhan ini mulai tergantikan dan kesibukan aktivitas masyarakat di Pelabuhan Sunda Kelapa mulai menurun dan nilai pelabuhan ini sebagai ‘tempat’ mulai memudar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mencari solusi arsitektural dengan pengalaman ruang dan disertai dengan fasilitas penunjang yang lebih diminati pada abad ini. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan solusi berupa perancangan pusat interpretasi yang didukung program lainnya. Perancangan dilakukan dengan metode desain multisensori yang dilibatkan dengan teknologi sebagai salah satu penyesuaian terhadap zaman sehingga lebih menarik dan interaktif.

Jurnal Sains Teknologi Urban Perancangan Arsitektur (Stupa)Vol. 6(2)
Tarumanagara University (ID)
Life below water
Openalex Percentile: Top 72%
Architectural and Urban Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.