PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PEDAGANG PASAR LOAK KEBAYORAN LAMA MELALUI PENATAAN TATA RUANG PASAR

The prediclection of buying second-hand goods has become popular in early 2024 among millennials. One of the most popular places to find quality second-hand goods is at the Kebayoran Lama flea market. The placement of traders in the Kebayoran Lama flea market is not well organised, the traders have stalls scattered around the road pavement with semi-permanent buildings or only with mats. Public facilities around Kebayoran Lama cannot function properly, especially on sidewalks and some roads that are disrupted due to the activities of the Kebayoran Lama flea market. This research aims to provide a more appropriate place for market traders, as well as to reorganise the Kebayoran Lama flea market traders. This market has potential as a centre of economic activity for the Kebayoran Lama community. Contextual method is used as a design approach in responding to the surrounding area as a design concept later. The research results show that the Kebayoran Lama flea market is not yet comfortable for traders and visitors, even though the flea market has economic potential for traders. Novelty is the need for facilities that can respond to the needs of the old kebayoran flea market by re-conceptualising the market to be more modern and organised with architectural disciplines. Keywords: Contextual; Layout; Market; Old kebayoran Abstrak Kegemaran membeli barang-barang bekas menjadi populer dalam awal tahun 2024 bagi kalangan milenial. Salah satu tempat terkenal untuk mencari barang bekas berkualitas adalah di Pasar Loak Kebayoran Lama. Penempatan para pedagang di Pasar Loak Kebayoran Lama tidak tertata dengan baik, para pedagang memiliki lapak yang bersebaran di sekitar trotoar jalan dengan bangunan semi permanen atau hanya beralaskan dengan tikar. Fasilitas publik di sekitar Kebayoran Lama tidak dapat berfungsi dengan baik, terutama pada trotoar dan beberapa jalan yang terganggu akibat adanya aktivitas Pasar Loak Kebayoran Lama. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan tempat yang lebih layak bagi para pedagang Pasar, serta melakukan penataan kembali para pedagang Pasar Loak Kebayoran Lama. Pasar ini memiliki potensi sebagai pusat kegiatan ekonomi bagi masyarakat Kebayoran Lama. Metode kontekstual digunakan sebagai pendekatan desain perancangan dalam merespons keadaan sekitar kawasan sebagai konsep perancangan nantinya. Hasil penelitan menunjukkan bahwa Pasar Loak kebayoran lama belum nyaman bagi para pedagang dan pengunjung, padahal Pasar Loak memiliki potensi ekonomi untuk para pedagang. Kebaruan dibutuhkannya fasilitas yang dapat merespons kebutuhan di Pasar Loak Kebayoran Lama dengan mengkonsep ulang Pasar menjadi lebih modern dan tertata dengan displin ilmu arsitektur.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Sains Teknologi Urban Perancangan Arsitektur (Stupa)
Published
2024-10-28
DOI
https://doi.org/10.24912/stupa.v6i2.30875
Primary Topic
Architectural and Urban Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PEDAGANG PASAR LOAK KEBAYORAN LAMA MELALUI PENATAAN TATA RUANG PASAR

Hendra Hardoyo, Suwandi Supatra
Jurnal Sains Teknologi Urban Perancangan Arsitektur (Stupa)
Architectural and Urban Studies
article

PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PEDAGANG PASAR LOAK KEBAYORAN LAMA MELALUI PENATAAN TATA RUANG PASAR

Hendra Hardoyo, Suwandi Supatra
article en

Abstract

The prediclection of buying second-hand goods has become popular in early 2024 among millennials. One of the most popular places to find quality second-hand goods is at the Kebayoran Lama flea market. The placement of traders in the Kebayoran Lama flea market is not well organised, the traders have stalls scattered around the road pavement with semi-permanent buildings or only with mats. Public facilities around Kebayoran Lama cannot function properly, especially on sidewalks and some roads that are disrupted due to the activities of the Kebayoran Lama flea market. This research aims to provide a more appropriate place for market traders, as well as to reorganise the Kebayoran Lama flea market traders. This market has potential as a centre of economic activity for the Kebayoran Lama community. Contextual method is used as a design approach in responding to the surrounding area as a design concept later. The research results show that the Kebayoran Lama flea market is not yet comfortable for traders and visitors, even though the flea market has economic potential for traders. Novelty is the need for facilities that can respond to the needs of the old kebayoran flea market by re-conceptualising the market to be more modern and organised with architectural disciplines. Keywords: Contextual; Layout; Market; Old kebayoran Abstrak Kegemaran membeli barang-barang bekas menjadi populer dalam awal tahun 2024 bagi kalangan milenial. Salah satu tempat terkenal untuk mencari barang bekas berkualitas adalah di Pasar Loak Kebayoran Lama. Penempatan para pedagang di Pasar Loak Kebayoran Lama tidak tertata dengan baik, para pedagang memiliki lapak yang bersebaran di sekitar trotoar jalan dengan bangunan semi permanen atau hanya beralaskan dengan tikar. Fasilitas publik di sekitar Kebayoran Lama tidak dapat berfungsi dengan baik, terutama pada trotoar dan beberapa jalan yang terganggu akibat adanya aktivitas Pasar Loak Kebayoran Lama. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan tempat yang lebih layak bagi para pedagang Pasar, serta melakukan penataan kembali para pedagang Pasar Loak Kebayoran Lama. Pasar ini memiliki potensi sebagai pusat kegiatan ekonomi bagi masyarakat Kebayoran Lama. Metode kontekstual digunakan sebagai pendekatan desain perancangan dalam merespons keadaan sekitar kawasan sebagai konsep perancangan nantinya. Hasil penelitan menunjukkan bahwa Pasar Loak kebayoran lama belum nyaman bagi para pedagang dan pengunjung, padahal Pasar Loak memiliki potensi ekonomi untuk para pedagang. Kebaruan dibutuhkannya fasilitas yang dapat merespons kebutuhan di Pasar Loak Kebayoran Lama dengan mengkonsep ulang Pasar menjadi lebih modern dan tertata dengan displin ilmu arsitektur.

Jurnal Sains Teknologi Urban Perancangan Arsitektur (Stupa)Vol. 6(2)
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 72%
Architectural and Urban Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.