FROM PERCEPTION TO LOYALTY: EXPLORING THE IMPACT OF PERCEIVED BRAND AUTHENTICITY ON CONTINUOUS PURCHASE INTENTION

<p>Access to information has changed how consumers interact with brands, as they can learn more about a brand's authenticity, impacting their intention to repurchase the brand. Therefore, this study explores how perceived brand authenticity affects continuous purchase intention and examines the mediating role of brand experience. Authenticity was assessed on an instant noodle brand through three dimensions: heritage, quality commitment, and sincerity. The descriptive research used PLS-SEM for data analysis. Data were collected from 210 Generation Z consumers who had used the brand, selected via convenience sampling. The findings of this study underscore the importance of brand experience in mediating the relationship between brand authenticity and continuous purchase intention. Quality commitment and heritage positively and significantly influence brand experience but do not directly affect continuous purchase intention. Conversely, sincerity positively and significantly influenced brand experience and continuous purchase intention. The brand experience itself also significantly influences continuous purchase intention. Thus, brands should leverage their authenticity to enhance customer experience, boosting continuous purchase intention. This research offers valuable insights into brand management and consumer behavior, providing practical implications for creating effective brand strategies.</p><p> </p><p><strong>Abstrak dalam Bahasa Indonesia</strong></p><p>Akses terhadap informasi telah mengubah cara konsumen berinteraksi dengan merek, karena mereka dapat mempelajari lebih banyak tentang keaslian merek, yang berdampak pada keterlibatan mereka dan niat untuk membeli kembali merek tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana persepsi keaslian merek mempengaruhi niat pembelian berkelanjutan dan mengkaji peran mediasi dari pengalaman merek. Keaslian dinilai pada merek mi instan melalui tiga dimensi: komitmen kualitas, warisan, dan ketulusan. Penelitian deskriptif ini menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling untuk analisis data. Data dikumpulkan dari 210 konsumen Generasi Z yang telah menggunakan merek tersebut, dipilih melalui convenience sampling. Temuan dari penelitian ini menekankan pentingnya pengalaman merek dalam memediasi hubungan antara keaslian merek dan niat pembelian berkelanjutan. Komitmen kualitas dan warisan secara positif dan signifikan mempengaruhi pengalaman merek tetapi tidak secara langsung mempengaruhi niat pembelian berkelanjutan. Sebaliknya, ketulusan secara positif dan signifikan mempengaruhi pengalaman merek dan niat pembelian berkelanjutan. Pengalaman merek itu sendiri juga secara signifikan mempengaruhi niat pembelian berkelanjutan. Dengan demikian, merek harus memanfaatkan keaslian mereka untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, sehingga meningkatkan niat pembelian berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang manajemen merek dan perilaku konsumen, memberikan implikasi praktis untuk menciptakan strategi merek yang efektif.</p>

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
DeReMa (Development Research of Management) Jurnal Manajemen
Published
2024-09-14
DOI
https://doi.org/10.19166/derema.v19i2.8546
Primary Topic
Consumer Behavior in Brand Consumption and Identification
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

FROM PERCEPTION TO LOYALTY: EXPLORING THE IMPACT OF PERCEIVED BRAND AUTHENTICITY ON CONTINUOUS PURCHASE INTENTION

Keni Keni, Juwita Djaruma
DeReMa (Development Research of Management) Jurnal Manajemen
Consumer Behavior in Brand Consumption and Identification
article

FROM PERCEPTION TO LOYALTY: EXPLORING THE IMPACT OF PERCEIVED BRAND AUTHENTICITY ON CONTINUOUS PURCHASE INTENTION

Keni Keni, Juwita Djaruma
article en

Abstract

<p>Access to information has changed how consumers interact with brands, as they can learn more about a brand's authenticity, impacting their intention to repurchase the brand. Therefore, this study explores how perceived brand authenticity affects continuous purchase intention and examines the mediating role of brand experience. Authenticity was assessed on an instant noodle brand through three dimensions: heritage, quality commitment, and sincerity. The descriptive research used PLS-SEM for data analysis. Data were collected from 210 Generation Z consumers who had used the brand, selected via convenience sampling. The findings of this study underscore the importance of brand experience in mediating the relationship between brand authenticity and continuous purchase intention. Quality commitment and heritage positively and significantly influence brand experience but do not directly affect continuous purchase intention. Conversely, sincerity positively and significantly influenced brand experience and continuous purchase intention. The brand experience itself also significantly influences continuous purchase intention. Thus, brands should leverage their authenticity to enhance customer experience, boosting continuous purchase intention. This research offers valuable insights into brand management and consumer behavior, providing practical implications for creating effective brand strategies.</p><p> </p><p><strong>Abstrak dalam Bahasa Indonesia</strong></p><p>Akses terhadap informasi telah mengubah cara konsumen berinteraksi dengan merek, karena mereka dapat mempelajari lebih banyak tentang keaslian merek, yang berdampak pada keterlibatan mereka dan niat untuk membeli kembali merek tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana persepsi keaslian merek mempengaruhi niat pembelian berkelanjutan dan mengkaji peran mediasi dari pengalaman merek. Keaslian dinilai pada merek mi instan melalui tiga dimensi: komitmen kualitas, warisan, dan ketulusan. Penelitian deskriptif ini menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling untuk analisis data. Data dikumpulkan dari 210 konsumen Generasi Z yang telah menggunakan merek tersebut, dipilih melalui convenience sampling. Temuan dari penelitian ini menekankan pentingnya pengalaman merek dalam memediasi hubungan antara keaslian merek dan niat pembelian berkelanjutan. Komitmen kualitas dan warisan secara positif dan signifikan mempengaruhi pengalaman merek tetapi tidak secara langsung mempengaruhi niat pembelian berkelanjutan. Sebaliknya, ketulusan secara positif dan signifikan mempengaruhi pengalaman merek dan niat pembelian berkelanjutan. Pengalaman merek itu sendiri juga secara signifikan mempengaruhi niat pembelian berkelanjutan. Dengan demikian, merek harus memanfaatkan keaslian mereka untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, sehingga meningkatkan niat pembelian berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang manajemen merek dan perilaku konsumen, memberikan implikasi praktis untuk menciptakan strategi merek yang efektif.</p>

DeReMa (Development Research of Management) Jurnal ManajemenVol. 19(2)
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 73%
Consumer Behavior in Brand Consumption and Identification
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.