Hubungan Faktor Sosiodemografi dan Obstetri dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Gunung Tabur

ABSTRACT Anaemia in pregnant women is considered the main cause of maternal and foetal morbidity and mortality in developing countries; therefore, identifying risk factors for anaemia in pregnant women is very important for its prevention and control. This study aimed to determine the relationship between sociodemographic and obstetric factors with the incidence of anaemia in pregnant women at Gunung Tabur Health Center in 2023. This study used a correlational analytical descriptive with a cross-sectional design conducted in January 2024 using secondary data obtained from the e-cohort and e-puskesmas at Gunung Tabur Health Center. Two hundred one samples were obtained through the Slovin formula calculation. Data analysis was carried out with Spearman's Rank Correlation Coefficient using SPSS Version 25 for Windows. 108 pregnant women experienced anaemia in 2023 (53.7%) at Gunung Tabur Health Center. This study showed a significant relationship between sociodemographic factors, including age, occupation and level of education and the incidence of anaemia in pregnant women with a P value 0.000 < α 0.05 at Gunung Tabur Health Center. There was a significant relationship between obstetric factors, including gestational age, parity and pregnancy distance, with anaemia in pregnant women with a P value 0.000 < α 0.05 at Gunung Tabur Tabur Health Center. This indicates that sociodemographic and obstetric factors influence the incidence of anaemia in pregnant women, so it is hoped that health workers, especially midwives, can improve the quality of services, and respondents are expected to increase their knowledge about pregnancy, especially regarding pregnancy anaemia and its prevention. Keywords: Anemia, Sociodemography, Obstetrics, Pregnant Woman ABSTRAK Anemia pada ibu hamil dianggap sebagai penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan janin di negara-negara berkembang, oleh karena itu, identifikasi faktor risiko anemia pada ibu hamil sangat penting untuk pencegahan dan pengendaliannya seperti faktor sosiodemografi usia ibu hamil, pekerjaan dan pendidikan serta faktor obstetri seperti usia kehamilan paritas dan jarak kehamilan. Untuk mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dan obstetri dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Gunung tabur tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik korelasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada bulan Januari 2024 menggunakan data sekunder yang diperoleh dari e-kohort dan e-puskesmas di Puskesmas Gunung Tabur. Sampel diperoleh sebanyak 201 melalui perhitungan rumus Slovin dan ditentukan dengan teknik simple random sampling yaitu nomor urut genap 2, 4, 6 dst. Analisis data dilakukan dengan Spearman’s Rank Correlation Coefficient menggunakan SPSS Version 25 for Window. Ibu hamil di Puskesmas Gunung Tabur yang mengalami anemia pada tahun 2023 sebanyak 108 responden (53.7%). Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sosiodemografi yang meliputi usia, pekerjaan dan tingkat pendidikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Gunung Tabur dengan P value 0.000 < α 0.05, terdapat hubungan yang signifikan antara faktor obstetric yang meliputi usia kehamilan, paritas dan jarak kehamilan dengan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Gunung Tabur dengan P value 0.000 < α 0.05. Faktor sosiodemografi dan obstetric mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil. Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan responden diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang kehamilan khususnya yang berkaitan dengan anemia kehamilan serta pencegahannya. Kata Kunci: Anemia, Sosiodemografi, Obstetric, Ibu Hamil

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Published
2024-10-28
DOI
https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i11.14701
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Faktor Sosiodemografi dan Obstetri dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Gunung Tabur

Juliati Juliati
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Public Health and Nutrition
article

Hubungan Faktor Sosiodemografi dan Obstetri dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Gunung Tabur

Juliati Juliati
article en

Abstract

ABSTRACT Anaemia in pregnant women is considered the main cause of maternal and foetal morbidity and mortality in developing countries; therefore, identifying risk factors for anaemia in pregnant women is very important for its prevention and control. This study aimed to determine the relationship between sociodemographic and obstetric factors with the incidence of anaemia in pregnant women at Gunung Tabur Health Center in 2023. This study used a correlational analytical descriptive with a cross-sectional design conducted in January 2024 using secondary data obtained from the e-cohort and e-puskesmas at Gunung Tabur Health Center. Two hundred one samples were obtained through the Slovin formula calculation. Data analysis was carried out with Spearman's Rank Correlation Coefficient using SPSS Version 25 for Windows. 108 pregnant women experienced anaemia in 2023 (53.7%) at Gunung Tabur Health Center. This study showed a significant relationship between sociodemographic factors, including age, occupation and level of education and the incidence of anaemia in pregnant women with a P value 0.000 < α 0.05 at Gunung Tabur Health Center. There was a significant relationship between obstetric factors, including gestational age, parity and pregnancy distance, with anaemia in pregnant women with a P value 0.000 < α 0.05 at Gunung Tabur Tabur Health Center. This indicates that sociodemographic and obstetric factors influence the incidence of anaemia in pregnant women, so it is hoped that health workers, especially midwives, can improve the quality of services, and respondents are expected to increase their knowledge about pregnancy, especially regarding pregnancy anaemia and its prevention. Keywords: Anemia, Sociodemography, Obstetrics, Pregnant Woman ABSTRAK Anemia pada ibu hamil dianggap sebagai penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan janin di negara-negara berkembang, oleh karena itu, identifikasi faktor risiko anemia pada ibu hamil sangat penting untuk pencegahan dan pengendaliannya seperti faktor sosiodemografi usia ibu hamil, pekerjaan dan pendidikan serta faktor obstetri seperti usia kehamilan paritas dan jarak kehamilan. Untuk mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dan obstetri dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Gunung tabur tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik korelasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada bulan Januari 2024 menggunakan data sekunder yang diperoleh dari e-kohort dan e-puskesmas di Puskesmas Gunung Tabur. Sampel diperoleh sebanyak 201 melalui perhitungan rumus Slovin dan ditentukan dengan teknik simple random sampling yaitu nomor urut genap 2, 4, 6 dst. Analisis data dilakukan dengan Spearman’s Rank Correlation Coefficient menggunakan SPSS Version 25 for Window. Ibu hamil di Puskesmas Gunung Tabur yang mengalami anemia pada tahun 2023 sebanyak 108 responden (53.7%). Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sosiodemografi yang meliputi usia, pekerjaan dan tingkat pendidikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Gunung Tabur dengan P value 0.000 < α 0.05, terdapat hubungan yang signifikan antara faktor obstetric yang meliputi usia kehamilan, paritas dan jarak kehamilan dengan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Gunung Tabur dengan P value 0.000 < α 0.05. Faktor sosiodemografi dan obstetric mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil. Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan responden diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang kehamilan khususnya yang berkaitan dengan anemia kehamilan serta pencegahannya. Kata Kunci: Anemia, Sosiodemografi, Obstetric, Ibu Hamil

MAHESA Malahayati Health Student JournalVol. 4(11)
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (ID)
Openalex Percentile: Top 70%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.