Pelayanan Karitas Sebagai Media Pembebasan Disabilitas di Indonesia

Abstract. Caritas is another name for the Church's loving service to the poor, sick, marginalized, imprisoned, orphaned, and neglected, including the disabled. How does Caritas become a medium of liberation for disability? This research was conducted across most parts of Indonesia using a qualitative approach. The result was that a service of charity to society beyond the medical and social models of disability. Caritas has open access to disability participation in the church, although it is undeniable that the church still makes disability an object of service. The Church presents disability spaces as part of reflection and theology. Caritas is not stigmatizing and discriminatory; it becomes a constructive and liberating step. It is not harmful but embraces and integrates existing potential so that it becomes the suitable medium for disability liberation.Abstrak. Karitas merupakan nama lain dari pelayanan kasih gereja kepada mereka yang miskin, sakit, terpinggirkan, terpenjara, yatim-piatu, terabaikan, termasuk disabilitas. Bagaimana karitas menjadi media pembebasan bagi disabilitas? Penelitian ini dilakukan tersebar di sebagian besar wilayah Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasilnya adalah bahwa pelayanan karitas kepada masyarakat melampaui model medis dan sosial dalam disabilitas. Karitas menjadi akses terbukanya partisipasi disabilitas di gereja, meskipun tidak dapat dipungkiri gereja masih menjadikan disabilitas sebagai objek pelayanan. Gereja menghadirkan ruang disabilitas sebagai bagian untuk berefleksi dan berteologi. Karitas tidak bersifat stigmatis dan diskriminatif, sebaliknya ia menjadi langkah konstruktif dan pembebasan. Ia tidak bersifat negatif, melainkan merangkul dan mengintegrasikan potensi yang ada sehingga menjadi media yang tepat untuk pembebasan disabilitas.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Published
2024-10-09
DOI
https://doi.org/10.30648/dun.v9i1.1293
Citations
2
Primary Topic
Local Governance and Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
3.91
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pelayanan Karitas Sebagai Media Pembebasan Disabilitas di Indonesia

Imanuel Teguh Harisantoso
2 citations
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Local Governance and Development
3.91
article

Pelayanan Karitas Sebagai Media Pembebasan Disabilitas di Indonesia

Imanuel Teguh Harisantoso
article en
2 citations

Abstract

Abstract. Caritas is another name for the Church's loving service to the poor, sick, marginalized, imprisoned, orphaned, and neglected, including the disabled. How does Caritas become a medium of liberation for disability? This research was conducted across most parts of Indonesia using a qualitative approach. The result was that a service of charity to society beyond the medical and social models of disability. Caritas has open access to disability participation in the church, although it is undeniable that the church still makes disability an object of service. The Church presents disability spaces as part of reflection and theology. Caritas is not stigmatizing and discriminatory; it becomes a constructive and liberating step. It is not harmful but embraces and integrates existing potential so that it becomes the suitable medium for disability liberation.Abstrak. Karitas merupakan nama lain dari pelayanan kasih gereja kepada mereka yang miskin, sakit, terpinggirkan, terpenjara, yatim-piatu, terabaikan, termasuk disabilitas. Bagaimana karitas menjadi media pembebasan bagi disabilitas? Penelitian ini dilakukan tersebar di sebagian besar wilayah Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasilnya adalah bahwa pelayanan karitas kepada masyarakat melampaui model medis dan sosial dalam disabilitas. Karitas menjadi akses terbukanya partisipasi disabilitas di gereja, meskipun tidak dapat dipungkiri gereja masih menjadikan disabilitas sebagai objek pelayanan. Gereja menghadirkan ruang disabilitas sebagai bagian untuk berefleksi dan berteologi. Karitas tidak bersifat stigmatis dan diskriminatif, sebaliknya ia menjadi langkah konstruktif dan pembebasan. Ia tidak bersifat negatif, melainkan merangkul dan mengintegrasikan potensi yang ada sehingga menjadi media yang tepat untuk pembebasan disabilitas.

Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan KristianiVol. 9(1)
Satya Wacana Christian University (ID)
Reduced inequalities
Openalex Percentile: Top 6%
Local Governance and Development
3.91
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Pelayanan Karitas Sebagai Media Pembebasan Disabilitas di Indonesia — Imanuel Teguh Harisantoso · Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani (2024) | TGRS Research Map | TGRS