Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan dan Pengangguran terhadap Indeks Kebahagiaan di Indonesia Tahun 2014, 2017 dan 2021

Abstract. Public welfare is a description of the standard of living of the community and is an important issue in economic development. However, the measurement of community welfare using macroeconomic indicators has not been able to explain community welfare subjectively. This study aims to identify and analyze how economic growth, income inequality and unemployment affect the happiness index in Indonesia in 2014, 2017 and 2021. In addition, this study also seeks to measure how much variation in the influence of these variables on the happiness index in Indonesia in the same period. The method used in this research is panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) approach. In this analysis, using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) in the 2014-2021 time span. This research uses descriptive and verification methods with a quantitative approach with a focus on describing whether or not the facts are true, and explaining the relationship between the variables studied. The results of this study indicate that income inequality partially has a significant effect on the happiness index in Indonesia. Economic growth has no effect on the happiness index because the priority sectors supporting LPE, which have a large production value and provide high added value, are not necessarily able to improve people's welfare because only a few people enjoy the development cake. Meanwhile, unemployment has no effect on the happiness index because people often use their time to improve their own quality. Abstrak. Kesejahteraan masyarakat merupakan gambaran taraf hidup masyarakat dan menjadi masalah penting dalam pembangunan ekonomi. Namun pengukuran kesejahteraan masyarakat menggunakan indikator makroekonomi belum mampu menjelaskan kesejahteraan masyarakat secara subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan dan pengangguran terhadap indeks kebahagiaan di Indonesia tahun 2014, 2017 dan 2021. Selain itu, penelitian ini juga berupaya mengukur seberapa besar variasi pengaruh dari variabel-variabel tersebut terhadap indeks kebahagiaan di Indonesia dalam periode yang sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Dalam analisis ini, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam rentang waktu tahun 2014-2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif dengan fokus untuk menggambarkan benar atau tidaknya fakta-fakta yang ada, serta menjelaskan tentang hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap indeks kebahagiaan di Indonesia. Variabel pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap indeks kebahagiaan karena sektor prioritas penompang LPE yang memiliki nilai produksi yang besar dan memberikan nilai tambah yang tinggi belum tentu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena hanya sedikit masyarakat yang menikmati kue pembangunan. Sedangkan tidak berpengaruhnya variabel pengangguran terhadap indeks kebahagiaan dikarenakan masyarakat seringkali menggunakan waktu untuk meningkatkan kualitas diri.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Economics Studies
Published
2024-08-14
DOI
https://doi.org/10.29313/bcses.v4i3.14724
Primary Topic
Economic Growth and Fiscal Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan dan Pengangguran terhadap Indeks Kebahagiaan di Indonesia Tahun 2014, 2017 dan 2021

Nofi Bestari, Ima Amaliah
Bandung Conference Series Economics Studies
Economic Growth and Fiscal Policies
article

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan dan Pengangguran terhadap Indeks Kebahagiaan di Indonesia Tahun 2014, 2017 dan 2021

Nofi Bestari, Ima Amaliah
article en

Abstract

Abstract. Public welfare is a description of the standard of living of the community and is an important issue in economic development. However, the measurement of community welfare using macroeconomic indicators has not been able to explain community welfare subjectively. This study aims to identify and analyze how economic growth, income inequality and unemployment affect the happiness index in Indonesia in 2014, 2017 and 2021. In addition, this study also seeks to measure how much variation in the influence of these variables on the happiness index in Indonesia in the same period. The method used in this research is panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) approach. In this analysis, using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) in the 2014-2021 time span. This research uses descriptive and verification methods with a quantitative approach with a focus on describing whether or not the facts are true, and explaining the relationship between the variables studied. The results of this study indicate that income inequality partially has a significant effect on the happiness index in Indonesia. Economic growth has no effect on the happiness index because the priority sectors supporting LPE, which have a large production value and provide high added value, are not necessarily able to improve people's welfare because only a few people enjoy the development cake. Meanwhile, unemployment has no effect on the happiness index because people often use their time to improve their own quality. Abstrak. Kesejahteraan masyarakat merupakan gambaran taraf hidup masyarakat dan menjadi masalah penting dalam pembangunan ekonomi. Namun pengukuran kesejahteraan masyarakat menggunakan indikator makroekonomi belum mampu menjelaskan kesejahteraan masyarakat secara subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan dan pengangguran terhadap indeks kebahagiaan di Indonesia tahun 2014, 2017 dan 2021. Selain itu, penelitian ini juga berupaya mengukur seberapa besar variasi pengaruh dari variabel-variabel tersebut terhadap indeks kebahagiaan di Indonesia dalam periode yang sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Dalam analisis ini, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam rentang waktu tahun 2014-2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif dengan fokus untuk menggambarkan benar atau tidaknya fakta-fakta yang ada, serta menjelaskan tentang hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap indeks kebahagiaan di Indonesia. Variabel pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap indeks kebahagiaan karena sektor prioritas penompang LPE yang memiliki nilai produksi yang besar dan memberikan nilai tambah yang tinggi belum tentu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena hanya sedikit masyarakat yang menikmati kue pembangunan. Sedangkan tidak berpengaruhnya variabel pengangguran terhadap indeks kebahagiaan dikarenakan masyarakat seringkali menggunakan waktu untuk meningkatkan kualitas diri.

Bandung Conference Series Economics StudiesVol. 4(3)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 78%
Economic Growth and Fiscal Policies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.