Formulasi dan Pengujian Efektivitas Antijamur Ekstrak Garcinia mangostana L. dari Sediaan Hidrogel terhadap Jamur Candida albicans dengan Basis Alginat Dialdehid

Abstract. This study aims to explore hydrogel formulations using Garcinia mangostana L. extract with a dialdehyde alginate base and test its effectiveness as an antifungal agent against the Candida albicans fungus. The extraction method is carried out using a suitable solvent to extract the active compound from Garcinia mangostana L. Next, the hydrogel is made by combining the extract with a dialdehyde alginate base through an ionic gelation process. The hydrogel formulations were evaluated physically and chemically to ensure stability and compatibility of the raw materials. The antifungal activity test was carried out using the agar diffusion method to determine the zone of inhibition against Candida albicans. The results showed that the hydrogel with Garcinia mangostana L. extract showed strong antifungal activity against Candida albicans. This research shows the potential applicability of Garcinia mangostana L. extract in dialdehyde alginate-based hydrogel formulations as an antimicrobial agent, especially in the context of fighting Candida albicans fungal infections which is quite strong with an inhibitory power of 12.6 mm on a paper disc and 17.9 mm with a hole in concentration. 18%. The implications of this research can open new avenues in the development of antifungal products from natural ingredients for medical and pharmaceutical use. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi formulasi hidrogel menggunakan ekstrak Garcinia mangostana L. dengan basis alginat dialdehid dan menguji efektivitasnya sebagai agen antijamur terhadap jamur Candida albicans. Metode ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut yang sesuai untuk mengekstrak senyawa aktif dari Garcinia mangostana L. Selanjutnya, hidrogel dibuat dengan menggabungkan ekstrak tersebut dengan basis alginat dialdehid melalui proses gelasi ionik. Formulasi hidrogel dievaluasi secara fisik dan kimia untuk memastikan stabilitas dan kompatibilitas bahan baku. Uji aktivitas antijamur dilakukan menggunakan metode difusi agar untuk menentukan zona hambat terhadap Candida albicans. Hasil menunjukkan bahwa hidrogel dengan ekstrak Garcinia mangostana L. menunjukkan aktivitas antijamur yang kuat terhadap Candida albicans. Penelitian ini menunjukkan potensi aplikatif ekstrak Garcinia mangostana L. dalam formulasi hidrogel berbasis alginat dialdehid sebagai agen antimikroba, khususnya dalam konteks melawan infeksi jamur Candida albicans yang cukup kuat dengan daya hambat 12,6 mm pada cakram kertas dan 17,9 mm dengan sumuran pada konsentrasi 18%. Implikasi dari penelitian ini dapat membuka jalan baru dalam pengembangan produk antijamur dari bahan alam untuk penggunaan medis dan farmasi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Pharmacy
Published
2024-08-16
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsp.v4i2.15609
Primary Topic
Natural Compound Pharmacology Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Formulasi dan Pengujian Efektivitas Antijamur Ekstrak Garcinia mangostana L. dari Sediaan Hidrogel terhadap Jamur Candida albicans dengan Basis Alginat Dialdehid

Arlina Prima Putri, Lanny Mulqie, Zarawanda Zihan Nabila
1 links
Bandung Conference Series Pharmacy
Natural Compound Pharmacology Studies
article

Formulasi dan Pengujian Efektivitas Antijamur Ekstrak Garcinia mangostana L. dari Sediaan Hidrogel terhadap Jamur Candida albicans dengan Basis Alginat Dialdehid

Arlina Prima Putri, Lanny Mulqie, Zarawanda Zihan Nabila
article en

Abstract

Abstract. This study aims to explore hydrogel formulations using Garcinia mangostana L. extract with a dialdehyde alginate base and test its effectiveness as an antifungal agent against the Candida albicans fungus. The extraction method is carried out using a suitable solvent to extract the active compound from Garcinia mangostana L. Next, the hydrogel is made by combining the extract with a dialdehyde alginate base through an ionic gelation process. The hydrogel formulations were evaluated physically and chemically to ensure stability and compatibility of the raw materials. The antifungal activity test was carried out using the agar diffusion method to determine the zone of inhibition against Candida albicans. The results showed that the hydrogel with Garcinia mangostana L. extract showed strong antifungal activity against Candida albicans. This research shows the potential applicability of Garcinia mangostana L. extract in dialdehyde alginate-based hydrogel formulations as an antimicrobial agent, especially in the context of fighting Candida albicans fungal infections which is quite strong with an inhibitory power of 12.6 mm on a paper disc and 17.9 mm with a hole in concentration. 18%. The implications of this research can open new avenues in the development of antifungal products from natural ingredients for medical and pharmaceutical use. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi formulasi hidrogel menggunakan ekstrak Garcinia mangostana L. dengan basis alginat dialdehid dan menguji efektivitasnya sebagai agen antijamur terhadap jamur Candida albicans. Metode ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut yang sesuai untuk mengekstrak senyawa aktif dari Garcinia mangostana L. Selanjutnya, hidrogel dibuat dengan menggabungkan ekstrak tersebut dengan basis alginat dialdehid melalui proses gelasi ionik. Formulasi hidrogel dievaluasi secara fisik dan kimia untuk memastikan stabilitas dan kompatibilitas bahan baku. Uji aktivitas antijamur dilakukan menggunakan metode difusi agar untuk menentukan zona hambat terhadap Candida albicans. Hasil menunjukkan bahwa hidrogel dengan ekstrak Garcinia mangostana L. menunjukkan aktivitas antijamur yang kuat terhadap Candida albicans. Penelitian ini menunjukkan potensi aplikatif ekstrak Garcinia mangostana L. dalam formulasi hidrogel berbasis alginat dialdehid sebagai agen antimikroba, khususnya dalam konteks melawan infeksi jamur Candida albicans yang cukup kuat dengan daya hambat 12,6 mm pada cakram kertas dan 17,9 mm dengan sumuran pada konsentrasi 18%. Implikasi dari penelitian ini dapat membuka jalan baru dalam pengembangan produk antijamur dari bahan alam untuk penggunaan medis dan farmasi.

Bandung Conference Series PharmacyVol. 4(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 90%
Natural Compound Pharmacology Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.