Kajian Kriminologi terhadap Pelaku Sniffing dalam Tindak Pidana Penipuan melalui Aplikasi WhatsApp

Abstract. The criminal offence of fraud is a dishonest or deceitful word, deed or action of a person with the aim of misleading others for personal or group gain. Sniffing is an interception carried out on a device through a network connected to a particular tool. This research aims to understand the causal factors and countermeasures against online fraud using sniffing mode through WhatsApp application. The research method used is normative juridical by using library materials or secondary data as the basis for research and conducting literature searches and regulations related to the problem under study. The results of this study indicate that the factors causing fraud using sniffing mode are internal factors and external factors. In addition, the countermeasures that can be used are using penal and non-penal policies. Abstrak. Tindak pidana penipuan merupakan suatu perkataan, perbuatan, atau tindakan seseorang yang tidak jujur atau pembohong dengan tujuan menyesatkan orang lain demi keuntungan diri sendiri atau kelompok. Sniffing merupakan penyadapan yang dilakukan terhadap suatu perangkat melalui jaringan yang tersambung dengan alat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor penyebab dan upaya penanggulangan terhadap tindak pidana penipuan online menggunakan modus sniffing melalui aplikasi WhatsApp. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan menggunakan bahan pustaka atau data sekunder sebagai dasar untuk penelitian dan melakukan penelusuran literatur dan peraturan yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadi tindak pidana penipuan menggunakan modus sniffing ialah faktor internal dan faktor eksternal. Selain itu upaya penanggulangan yang dapat digunakan ialah menggunakan kebijakan penal dan non penal.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Law Studies
Published
2024-08-12
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsls.v4i2.13977
Primary Topic
Legal and Social Justice Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00

Funders

Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kajian Kriminologi terhadap Pelaku Sniffing dalam Tindak Pidana Penipuan melalui Aplikasi WhatsApp

Adhira Putridina Trianto, Dian Alan Setiawan
Bandung Conference Series Law Studies
Legal and Social Justice Studies
article

Kajian Kriminologi terhadap Pelaku Sniffing dalam Tindak Pidana Penipuan melalui Aplikasi WhatsApp

Adhira Putridina Trianto, Dian Alan Setiawan
article en

Abstract

Abstract. The criminal offence of fraud is a dishonest or deceitful word, deed or action of a person with the aim of misleading others for personal or group gain. Sniffing is an interception carried out on a device through a network connected to a particular tool. This research aims to understand the causal factors and countermeasures against online fraud using sniffing mode through WhatsApp application. The research method used is normative juridical by using library materials or secondary data as the basis for research and conducting literature searches and regulations related to the problem under study. The results of this study indicate that the factors causing fraud using sniffing mode are internal factors and external factors. In addition, the countermeasures that can be used are using penal and non-penal policies. Abstrak. Tindak pidana penipuan merupakan suatu perkataan, perbuatan, atau tindakan seseorang yang tidak jujur atau pembohong dengan tujuan menyesatkan orang lain demi keuntungan diri sendiri atau kelompok. Sniffing merupakan penyadapan yang dilakukan terhadap suatu perangkat melalui jaringan yang tersambung dengan alat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor penyebab dan upaya penanggulangan terhadap tindak pidana penipuan online menggunakan modus sniffing melalui aplikasi WhatsApp. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan menggunakan bahan pustaka atau data sekunder sebagai dasar untuk penelitian dan melakukan penelusuran literatur dan peraturan yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadi tindak pidana penipuan menggunakan modus sniffing ialah faktor internal dan faktor eksternal. Selain itu upaya penanggulangan yang dapat digunakan ialah menggunakan kebijakan penal dan non penal.

Bandung Conference Series Law StudiesVol. 4(2)
Medical University of Ilam (IR), Bandung Islamic University (ID)
Universitas Islam Bandung
Openalex Percentile: Top 68%
Legal and Social Justice Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.