Manajemen Dakwah Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dalam Program Bimbingan Tahsin Al-Quran bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Tambakmekar

Abstract. Indonesian Muslims who are illiterate in the Quran are still quite high, including among housewives in Tambakmekar Village, Subang Regency. This phenomenon is due to the lack of quality education and management in Quran tahsin coaching. Therefore, As-Syifa Al-Khoeriyyah Foundation initiated the Quran tahsin guidance program with the aim of accelerating the ability to read the Quran for people who cannot and want to improve their reading. This study aims to analyze the da'wah management applied by the As-Syifa Al-Khoeriyyah Foundation in the tahsin Al-Quran guidance program. This research is skinative with descriptive methods, and uses the theory of da'wah management by M. Munir to describe the application of da'wah management functions in the tahson Al-Quran guidance program. The results showed that the tahsin Al-Quran guidance program has implemented four functions of da'wah management, namely: 1) Dawah planning, 2) Organizing da'wah, 3) Mobilizing da'wah, 4) Control of da'wah. Abstrak. Masyarakat muslim Indonesia yang mengalami buta huruf Al- Quran masih cukup tinggi, termasuk di kalangan ibu rumah tangga di Desa Tambakmekar, Kabupaten Subang. Fenomena ini disebabkan kurangnya Pendidikan dan manajemen yang berkualitas dalam pembinaan tahsin Al-Quran. Oleh karena itu, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menginisiaisi program bimbingan tahsin Al-Quran dengan tujuan mempercepat kemampuan membaca Al-Quran bagi masyarakat yang belum bisa dan ingin memperbaiki bacaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis manajemen dakwah yang diterapkan oleh Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyahdalam program bimbingan tahsin Al-Quran. Penelitian ini bersifat kulitatif dengan metode deskriptif, serta menggunakan teori manajemen dakwah oleh M. Munir untuk menggambarkan penerapan fungsi manajemen dakwah dalam program bimbingan tahson Al-Quran. Hasil penelitian menunjukan bahwa program bimbingan tahsin Al-Quran telah menerapkan empat fungsi manajemen dakwah yaitu: 1) Perencanaan dakwah, 2) Pengorganisasian dakwah, 3) Penggerakan dakwah, 4) Pengendalian dakwah.

Authors

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication
Published
2024-08-15
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsibc.v4i2.14229
Primary Topic
Marriage and Family Dynamics
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Manajemen Dakwah Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dalam Program Bimbingan Tahsin Al-Quran bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Tambakmekar

Rodliyah Khuza’i, Sausan M. Sholeh, Jihan Lutfiah Hendriani
Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication
Marriage and Family Dynamics
article

Manajemen Dakwah Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dalam Program Bimbingan Tahsin Al-Quran bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Tambakmekar

Rodliyah Khuza’i, Sausan M. Sholeh, Jihan Lutfiah Hendriani
article en

Abstract

Abstract. Indonesian Muslims who are illiterate in the Quran are still quite high, including among housewives in Tambakmekar Village, Subang Regency. This phenomenon is due to the lack of quality education and management in Quran tahsin coaching. Therefore, As-Syifa Al-Khoeriyyah Foundation initiated the Quran tahsin guidance program with the aim of accelerating the ability to read the Quran for people who cannot and want to improve their reading. This study aims to analyze the da'wah management applied by the As-Syifa Al-Khoeriyyah Foundation in the tahsin Al-Quran guidance program. This research is skinative with descriptive methods, and uses the theory of da'wah management by M. Munir to describe the application of da'wah management functions in the tahson Al-Quran guidance program. The results showed that the tahsin Al-Quran guidance program has implemented four functions of da'wah management, namely: 1) Dawah planning, 2) Organizing da'wah, 3) Mobilizing da'wah, 4) Control of da'wah. Abstrak. Masyarakat muslim Indonesia yang mengalami buta huruf Al- Quran masih cukup tinggi, termasuk di kalangan ibu rumah tangga di Desa Tambakmekar, Kabupaten Subang. Fenomena ini disebabkan kurangnya Pendidikan dan manajemen yang berkualitas dalam pembinaan tahsin Al-Quran. Oleh karena itu, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menginisiaisi program bimbingan tahsin Al-Quran dengan tujuan mempercepat kemampuan membaca Al-Quran bagi masyarakat yang belum bisa dan ingin memperbaiki bacaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis manajemen dakwah yang diterapkan oleh Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyahdalam program bimbingan tahsin Al-Quran. Penelitian ini bersifat kulitatif dengan metode deskriptif, serta menggunakan teori manajemen dakwah oleh M. Munir untuk menggambarkan penerapan fungsi manajemen dakwah dalam program bimbingan tahson Al-Quran. Hasil penelitian menunjukan bahwa program bimbingan tahsin Al-Quran telah menerapkan empat fungsi manajemen dakwah yaitu: 1) Perencanaan dakwah, 2) Pengorganisasian dakwah, 3) Penggerakan dakwah, 4) Pengendalian dakwah.

Bandung Conference Series Islamic Broadcast CommunicationVol. 4(2)
Openalex Percentile: Top 72%
Marriage and Family Dynamics
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.