Tingkat Walkability pada Kawasan Kampus Satu Universitas Islam Bandung

Abstract. Walking is a physical activity and also a form of active transportation that can be used. Although walking is an important activity for humans, currently pedestrian paths are not given much attention to their feasibility. This phenomenon occurs and can be seen in the existing conditions in the campus education area 01 (one) of the Bandung Islamic University which consists of 3 road corridors namely Jl.Tamansari, Jl.Purnawarman, and Jl.Rangga gading which enter Tamansari Village. This research was conducted to assess the level of walkability in the campus education area 01 (one) of the Islamic University of Bandung as input to improve the comfort of pedestrian path users in the area. qualitative and quantitative approaches with data collection methods through literature studies, observations and questionnaires. For the analysis method the author uses the Global Walkability Index. The overall score of the calculation of the walkability score in each area (corridor) is taken on average at a value for Jalan Tamansari 55% (Quite Walkable), Jalan Purnawarman 48% (Not Walkable), Jalan Ranggagading 66% (Quite Walkablle). Abstrak. Berjalan kaki merupakan salah satu kegiatan fisik dan juga sebagai salah satu bentuk transportasi aktif yang bisa digunakan. Meskipun berjalan kaki merupakan kegiatan yang penting bagi manusia saat ini jalur pejalan kaki tidak terlalu diperhatikan kelayakannya. Fenomena tersebut terjadi namun dapat dilihat pada kondisi eksisting pada kawasan pendidikan kampus 01 (satu) Universitas Islam Bandung yang terdiri dari 3 koridor jalan yaitu Jl.Tamansari, Jl.Purnawarman, dan Jl.Rangga gading. Penelitian ini dilakukan untuk menilai tingkat walkability pada kawasan pendidikan kampus 01 (satu) Universitas Islam Bandung sebagai masukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalur pejalan kaki pada kawasan tersebut lalu nantinya diharapkan berjalan kaki menjadi sebuah kebiasaan ataupun kebutuhan bagi masyarakat. pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui studi literatur, observasi dan kuesioner. Untuk metode analisis penulis menggunakan Global Walkability Index. Hasil dari perhitungan skor walkability pada setiap koridor jalan diambil rata-rata berada pada nilai untuk Jalan Tamansari 55% (cukup walkable), Jalan Purnawarman 48% (tidak walkable), Jalan Ranggagading 66% (cukup walkablle).

Authors

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Published
2024-08-14
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsurp.v4i3.14656
Primary Topic
Urban Transport Systems Analysis
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Tingkat Walkability pada Kawasan Kampus Satu Universitas Islam Bandung

M. Thezzar Naufal, Ira Safitri Darwin
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Urban Transport Systems Analysis
article

Tingkat Walkability pada Kawasan Kampus Satu Universitas Islam Bandung

M. Thezzar Naufal, Ira Safitri Darwin
article en

Abstract

Abstract. Walking is a physical activity and also a form of active transportation that can be used. Although walking is an important activity for humans, currently pedestrian paths are not given much attention to their feasibility. This phenomenon occurs and can be seen in the existing conditions in the campus education area 01 (one) of the Bandung Islamic University which consists of 3 road corridors namely Jl.Tamansari, Jl.Purnawarman, and Jl.Rangga gading which enter Tamansari Village. This research was conducted to assess the level of walkability in the campus education area 01 (one) of the Islamic University of Bandung as input to improve the comfort of pedestrian path users in the area. qualitative and quantitative approaches with data collection methods through literature studies, observations and questionnaires. For the analysis method the author uses the Global Walkability Index. The overall score of the calculation of the walkability score in each area (corridor) is taken on average at a value for Jalan Tamansari 55% (Quite Walkable), Jalan Purnawarman 48% (Not Walkable), Jalan Ranggagading 66% (Quite Walkablle). Abstrak. Berjalan kaki merupakan salah satu kegiatan fisik dan juga sebagai salah satu bentuk transportasi aktif yang bisa digunakan. Meskipun berjalan kaki merupakan kegiatan yang penting bagi manusia saat ini jalur pejalan kaki tidak terlalu diperhatikan kelayakannya. Fenomena tersebut terjadi namun dapat dilihat pada kondisi eksisting pada kawasan pendidikan kampus 01 (satu) Universitas Islam Bandung yang terdiri dari 3 koridor jalan yaitu Jl.Tamansari, Jl.Purnawarman, dan Jl.Rangga gading. Penelitian ini dilakukan untuk menilai tingkat walkability pada kawasan pendidikan kampus 01 (satu) Universitas Islam Bandung sebagai masukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalur pejalan kaki pada kawasan tersebut lalu nantinya diharapkan berjalan kaki menjadi sebuah kebiasaan ataupun kebutuhan bagi masyarakat. pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui studi literatur, observasi dan kuesioner. Untuk metode analisis penulis menggunakan Global Walkability Index. Hasil dari perhitungan skor walkability pada setiap koridor jalan diambil rata-rata berada pada nilai untuk Jalan Tamansari 55% (cukup walkable), Jalan Purnawarman 48% (tidak walkable), Jalan Ranggagading 66% (cukup walkablle).

Bandung Conference Series Urban & Regional PlanningVol. 4(3)
Openalex Percentile: Top 80%
Urban Transport Systems Analysis
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.