Studi Deskriptif Teacher Efficacy Guru yang Mengajarkan Critical Thinking di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung

Abstract. Teachers are required to have 21st century skills, one of which is critical thinking. Teachers who have high self-efficacy tend to be proactive in their approach to increasing knowledge through involvement in various activities, while teachers with low self-efficacy tend to be less involved in various activities because they feel that the efforts given and the need to develop themselves are not related. This study aims to analyze the teacher efficacy of teachers who teach critical thinking at Alam Bandung Elementary School. This study uses a quantitative approach with a descriptive method. The population of the study was teachers at Alam Bandung Elementary School using a total sampling technique of 30 teachers at Alam Bandung Elementary School. The statistical analysis used in this study was descriptive statistics. The results of the statistical analysis showed that the teacher efficacy of teaching critical thinking at Alam Bandung Elementary School was 96.76% in the high category, while 3.30% had a low level of teacher efficacy. Likewise, the three aspects of teacher efficacy, namely; Efficacy for Teaching, Efficacy for Classroom Management, and Efficacy for Student Engagement showed high statistical figures. Thus, the conclusion of this study is that teachers have high self-efficacy in teaching critical thinking to students at Alam Bandung Elementary School. This indicates that teachers at Alam Bandung Elementary School are able to use their self-efficacy in teaching activities in critical thinking. Abstrak. Guru dituntut harus memiliki keterampilan abad-21 salah satunya critical thinking. Guru yang mempunyai self efficacy yang tinggi cenderung proaktif dalam pendekatan mereka terhadap peningkatan pengetahuan melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan, sedangkan guru dengan self efficacy rendah cenderung kurang mempunyai keterlibatan dalam berbagai kegiatan karena merasa bahwa upaya yang diberikan dan kebutuhan dalam mengembangkan diri tidak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teacher efficacy guru yang mengajarkan critical thinking di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah guru Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 orang guru di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil analisis statistik menunjukkan teacher efficacy yang mengajarkan critical thinking di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung sebanyak 96,76% berada pada kategori tinggi, sedangkan sebanyak 3,30% memiliki tingkat teacher efficacy rendah. Begitu juga dengan ketiga aspek pada teacher efficacy yakni; Efficacy for Teaching, Efficacy for Classroom Management, dan Efficacy for Student Engagement menunjukkan angka statistik yang tinggi. Dengan demikian simpulan dari penelitian ini adalah guru memiliki self efficacy yang tinggi dalam mengajarkan critical thinking pada siswa di SD Alam Bandung. Hal ini mengindikasikan bahwa guru di SD Alam Bandung mampu menggunakan self efficacy nya pada kegiatan mengajar dalam critical thinking.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Psychology Science
Published
2024-08-04
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsps.v4i2.12927
Primary Topic
Educational Curriculum and Learning Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Studi Deskriptif Teacher Efficacy Guru yang Mengajarkan Critical Thinking di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung

Fatima Azzahra, Dewi Rosiana
Bandung Conference Series Psychology Science
Educational Curriculum and Learning Methods
article

Studi Deskriptif Teacher Efficacy Guru yang Mengajarkan Critical Thinking di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung

Fatima Azzahra, Dewi Rosiana
article en

Abstract

Abstract. Teachers are required to have 21st century skills, one of which is critical thinking. Teachers who have high self-efficacy tend to be proactive in their approach to increasing knowledge through involvement in various activities, while teachers with low self-efficacy tend to be less involved in various activities because they feel that the efforts given and the need to develop themselves are not related. This study aims to analyze the teacher efficacy of teachers who teach critical thinking at Alam Bandung Elementary School. This study uses a quantitative approach with a descriptive method. The population of the study was teachers at Alam Bandung Elementary School using a total sampling technique of 30 teachers at Alam Bandung Elementary School. The statistical analysis used in this study was descriptive statistics. The results of the statistical analysis showed that the teacher efficacy of teaching critical thinking at Alam Bandung Elementary School was 96.76% in the high category, while 3.30% had a low level of teacher efficacy. Likewise, the three aspects of teacher efficacy, namely; Efficacy for Teaching, Efficacy for Classroom Management, and Efficacy for Student Engagement showed high statistical figures. Thus, the conclusion of this study is that teachers have high self-efficacy in teaching critical thinking to students at Alam Bandung Elementary School. This indicates that teachers at Alam Bandung Elementary School are able to use their self-efficacy in teaching activities in critical thinking. Abstrak. Guru dituntut harus memiliki keterampilan abad-21 salah satunya critical thinking. Guru yang mempunyai self efficacy yang tinggi cenderung proaktif dalam pendekatan mereka terhadap peningkatan pengetahuan melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan, sedangkan guru dengan self efficacy rendah cenderung kurang mempunyai keterlibatan dalam berbagai kegiatan karena merasa bahwa upaya yang diberikan dan kebutuhan dalam mengembangkan diri tidak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teacher efficacy guru yang mengajarkan critical thinking di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah guru Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 orang guru di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil analisis statistik menunjukkan teacher efficacy yang mengajarkan critical thinking di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bandung sebanyak 96,76% berada pada kategori tinggi, sedangkan sebanyak 3,30% memiliki tingkat teacher efficacy rendah. Begitu juga dengan ketiga aspek pada teacher efficacy yakni; Efficacy for Teaching, Efficacy for Classroom Management, dan Efficacy for Student Engagement menunjukkan angka statistik yang tinggi. Dengan demikian simpulan dari penelitian ini adalah guru memiliki self efficacy yang tinggi dalam mengajarkan critical thinking pada siswa di SD Alam Bandung. Hal ini mengindikasikan bahwa guru di SD Alam Bandung mampu menggunakan self efficacy nya pada kegiatan mengajar dalam critical thinking.

Bandung Conference Series Psychology ScienceVol. 4(2)
Bandung Islamic University (ID)
Openalex Percentile: Top 76%
Educational Curriculum and Learning Methods
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.