Identifikasi Elemen Citra Kota di Pusat Kota Tasikmalaya pada Media Sosial Instagram

Abstract. Tasikmalaya City was a division of Tasikmalaya Regency in 1967. Before the expansion, Tasikmalaya City was the regional capital which could be recognized from the trading area on Jalan Cihideng. The Tasikmalaya city area experienced many changes after the expansion. So it was reported in the news that HZ Mustafa had now lost his identity. Therefore, it is necessary to identify the city image in the Tasikmalaya city center area which aims to determine the image of the Tasikmalaya city center area according to public opinion, through qualitative methods and GSM (Geocode Social Media) analysis image classification. The research results show that the city image element is H.Z. Mustofa and Cihideung Streets as path, H.Z, Mustofa and Cihideung shops as edges, trade areas as districts, city parks as nodes, and the Great Mosque of Tasikmalaya City as landmarks. Abstrak. Kota Tasikmalaya merupakan pemekaran dari Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 1967. Sebelum pemekaran, Kota Tasikmalaya merupakan ibu kota daerah yang dapat dikenali dari kawasan perdagangan di Jalan Cihideng. Kawasan kota Tasikmalaya banyak mengalami perubahan pasca pemekaran. Sehingga diberitakan di pemberitaan kawasan HZ Mustafa kini kehilangan jati diri. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi citra kota di kawasan Pusat kota Tasikmalaya yang bertujuan untuk mengetahui citra kawasan pusat kota Tasikmalaya menurut opini masyarakat, melalui metode kualitatif dan analisis GSM (Geocode Social Media) yaitu klasifikasi gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen citra kota adalah jalan H.Z. Mustofa dan Jalan Cihideung sebagai path, pertokoan H.Z, Mustofa dan Cihideung sebagai edges, kawasan perdagangan sebagai district, taman kota sebagai node, dan Masjid Agung Kota Tasikmalaya sebagai landmark.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Published
2024-08-12
DOI
https://doi.org/10.29313/bcsurp.v4i3.13667
Primary Topic
Community-based Tourism Development and Sustainability
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Identifikasi Elemen Citra Kota di Pusat Kota Tasikmalaya pada Media Sosial Instagram

Dera Sugina Fitryani, Fachmy Sugih Pradifta
Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
Community-based Tourism Development and Sustainability
article

Identifikasi Elemen Citra Kota di Pusat Kota Tasikmalaya pada Media Sosial Instagram

Dera Sugina Fitryani, Fachmy Sugih Pradifta
article en

Abstract

Abstract. Tasikmalaya City was a division of Tasikmalaya Regency in 1967. Before the expansion, Tasikmalaya City was the regional capital which could be recognized from the trading area on Jalan Cihideng. The Tasikmalaya city area experienced many changes after the expansion. So it was reported in the news that HZ Mustafa had now lost his identity. Therefore, it is necessary to identify the city image in the Tasikmalaya city center area which aims to determine the image of the Tasikmalaya city center area according to public opinion, through qualitative methods and GSM (Geocode Social Media) analysis image classification. The research results show that the city image element is H.Z. Mustofa and Cihideung Streets as path, H.Z, Mustofa and Cihideung shops as edges, trade areas as districts, city parks as nodes, and the Great Mosque of Tasikmalaya City as landmarks. Abstrak. Kota Tasikmalaya merupakan pemekaran dari Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 1967. Sebelum pemekaran, Kota Tasikmalaya merupakan ibu kota daerah yang dapat dikenali dari kawasan perdagangan di Jalan Cihideng. Kawasan kota Tasikmalaya banyak mengalami perubahan pasca pemekaran. Sehingga diberitakan di pemberitaan kawasan HZ Mustafa kini kehilangan jati diri. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi citra kota di kawasan Pusat kota Tasikmalaya yang bertujuan untuk mengetahui citra kawasan pusat kota Tasikmalaya menurut opini masyarakat, melalui metode kualitatif dan analisis GSM (Geocode Social Media) yaitu klasifikasi gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen citra kota adalah jalan H.Z. Mustofa dan Jalan Cihideung sebagai path, pertokoan H.Z, Mustofa dan Cihideung sebagai edges, kawasan perdagangan sebagai district, taman kota sebagai node, dan Masjid Agung Kota Tasikmalaya sebagai landmark.

Bandung Conference Series Urban & Regional PlanningVol. 4(3)
Bandung Islamic University (ID), Encana (Canada) (CA)
Openalex Percentile: Top 72%
Community-based Tourism Development and Sustainability
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Identifikasi Elemen Citra Kota di Pusat Kota Tasikmalaya pada Media Sosial Instagram — Dera Sugina Fitryani, Fachmy Sugih Pradifta · Bandung Conference Series Urban & Regional Planning (2024) | TGRS Research Map | TGRS