Valuasi Ekonomi Taman Cilaki berdasarkan Contingent Valuation Method (CVM)
Abstract. Economic valuation is an assessment of a natural resource and environment that has experienced changes in environmental quality. In economic valuation, the contingent valuation method is a method used to measure the value of natural resources. The existence of urban parks has an important role in reducing environmental losses due to urban development that occurs. Cilaki Park has an area of 32,860 m2 which originally functioned as an urban forest and green belt. The existence of this park provides benefits in the form of urban greening, reducing the impact of global warming, flood prevention, temperature quality maintenance, and educational, recreational and sports facilities for visitors. These benefits need to be maintained to improve the quality of society as well as maintain the balance of urban natural ecosystems. Therefore, economic valuation of urban parks is important to illustrate the value of the utilized ecosystem. This study aims to determine the value of Cilaki Park through its existence value using the WTP. The data collected was obtained through the distribution of questionnaires and field observations, as well as secondary surveys through literature studies and agency surveys. From the calculation results, the value of Cilaki Park reached IDR 30,580,556,600. This value shows the importance of Cilaki Park for the people of Bandung City. Its existence, which functions as an urban jungle, causes Cilaki Park not to be intended as a park that has a profit for the government, but has a contribution to the provision of green space in Bandung City. The addition of components to tax collection can be a recommendation with the aim that the sustainability of the availability of natural resources in urban parks can be maintained. Abstrak. Valuasi ekonomi merupakan penilaian pada suatu sumberdaya alam dan lingkungan yang mengalami perubahan kualitas lingkungan. Dalam valuasi ekonomi, metode penilaian valuasi kontingensi merupakan metode yang dilakukan untuk mengukur nilai keberadaan sumberdaya alam. Keberadaan taman perkotaan memiliki peran penting dalam mengurangi kerugian lingkungan akibat dari pembangunan kota yang terjadi. Taman Cilaki memiliki luasan sebesar 32.860 m2 yang awalnya difungsikan sebagai hutan kota dan jalur hijau. Keberadaan taman ini memberikan manfaat berupa berupa penghijauan kota, pengurangan dampak pemanasan global, pencegahan banjir, penjaga kualitas suhu, hingga sarana edukasi, rekreasi, dan olahraga bagi pengunjung. Manfaat-manfaat tersebut perlu tetap dijaga untuk meningkatkan kualitas masyarakat juga menjaga keseimbangan ekosistem alam perkotaan. Oleh karena itu, penilaian ekonomi terhadap taman perkotaan penting untuk menggambarkan nilai dari ekosistem yang dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Taman Cilaki melalui nilai keberadaannya menggunakan pendekatan WTP. Data yang dikumpulkan didapatkan melalui penyebaran kuesioner dan observasi lapangan, serta survei sekunder melalui studi pustaka dan survei instansi. Dari hasil perhitungan, didapatkan nilai keberadaan Taman Cilaki mencapai Rp30.580.556.600,-. Nilai tersebut menunjukkan besaran pentingnya Taman Cilaki bagi masyarakat Kota Bandung. Keberadaannya yang difungsikan sebagai rimba kota menyebabkan Taman Cilaki tidak ditujukan sebagai taman yang memiliki profit bagi pemerintah, namun memiliki kontribusi pada penyediaan RTH di Kota Bandung. Penambahan komponen pada pengambilan pajak dapat menjadi rekomendasi dengan tujuan agar keberlangsungan akan ketersediaan sumberdaya alam pada taman perkotaan dapat terus terjaga.
Authors
- Jasmin Putri Ayudia
- Lely Syiddatul Akliyah
Institutions
- Bandung Islamic University (ID)
- Encana (Canada) (CA)
Publication Details
- Journal
- Bandung Conference Series Urban & Regional Planning
- Published
- 2024-08-12
- DOI
- https://doi.org/10.29313/bcsurp.v4i3.13810
- Primary Topic
- Agriculture and Agroindustry Studies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00