Mengulik Masalah Self Disclosure Gen-Z pada Fitur Instagram Close Friend

Abstract. Nowadays everyone knows social media. Social media has become a marketing medium for various types of business actors. These media cannot be avoided, so the internet has encouraged people's culture to use online media, this is very important for people's entertainment through complete information in every online network. Every element of society knows the name Instagram, especially the current generation Z. The aim of this research is to find out self-disclosure among users of the close friend feature on Instagram and to find out what causes self-disclosure to occur among users of this feature. The research method used is qualitative with a phenomenological study approach, with data collection techniques of interviews, documentation and literature study. The results of the research show the motivation of users in expressing their motivation in uploading close friends on their personal accounts to express every sadness and joy. The selection of close friend list users is quite diverse, some choose by adjusting the content to be uploaded, there are those who hide stories so as not to it is necessary to re-curate the close friend feature, and there are also things that have been previously determined and do not need to be changed again. The type of content uploaded includes quotes to encourage a sense of enthusiasm in oneself, as well as sharing content about life that is positive content to show his joy, and negative content to share entertainment for himself Abstrak. Pada saat ini semua orang mengenal media sosial. Media-media tersebut tidak dapat dihindarkan, sehingga internet telah mendorong budaya masyarakat untuk menggunakan media online, hal ini sangat penting bagi hiburan masyarakat melalui informasi yang sudah lengkap di dalam setiap jejaring online. Setiap elemen masyarakat mengenal namanya Instagram khususnya generasi Z saat ini. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui self disclosure pada pengguna fitur close friend di Instagram dan untuk mengetahui apa saja yang menyebabkan terjadinya self disclosure pada penggunaan fitur ini. Metode penelitian yang digunakan menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan motivasi pengguna dalam mengungkapkan motivasi dalam mengunggah close friend di akun pribadinya untuk mengekspresikan setiap kesedihan dan juga kegembiraan, Pemilihan pengguna list close friend cukup beragam, ada yang memilih dengan menyesuaikan konten yang akan diunggah, ada yang melakukan hide story agar tidak perlu untuk mengkurasi ulang di dalam fitur close friend, dan ada juga yang sudah ditetapkan sebelumnya serta tidak perlu di rubah kembali dan Jenis konten yang diunggah meliputi quotes untuk mendorong rasa semangat dalam dirinya, adapun membagihkan konten mengenai kehidupan yang bersifat positif untuk menunjukan rasa kegembiraannya, dan adapun konten yang bersifat negatif untuk membagikan sebuah hiburan untuk dirinya.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Bandung Conference Series Communication Management
Published
2024-08-14
DOI
https://doi.org/10.29313/bcscm.v4i2.14735
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00

Funders

Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Mengulik Masalah Self Disclosure Gen-Z pada Fitur Instagram Close Friend

Gerry Ramadhan Suwarno, Indri Rachmawati
Bandung Conference Series Communication Management
Islamic Finance and Communication
article

Mengulik Masalah Self Disclosure Gen-Z pada Fitur Instagram Close Friend

Gerry Ramadhan Suwarno, Indri Rachmawati
article en

Abstract

Abstract. Nowadays everyone knows social media. Social media has become a marketing medium for various types of business actors. These media cannot be avoided, so the internet has encouraged people's culture to use online media, this is very important for people's entertainment through complete information in every online network. Every element of society knows the name Instagram, especially the current generation Z. The aim of this research is to find out self-disclosure among users of the close friend feature on Instagram and to find out what causes self-disclosure to occur among users of this feature. The research method used is qualitative with a phenomenological study approach, with data collection techniques of interviews, documentation and literature study. The results of the research show the motivation of users in expressing their motivation in uploading close friends on their personal accounts to express every sadness and joy. The selection of close friend list users is quite diverse, some choose by adjusting the content to be uploaded, there are those who hide stories so as not to it is necessary to re-curate the close friend feature, and there are also things that have been previously determined and do not need to be changed again. The type of content uploaded includes quotes to encourage a sense of enthusiasm in oneself, as well as sharing content about life that is positive content to show his joy, and negative content to share entertainment for himself Abstrak. Pada saat ini semua orang mengenal media sosial. Media-media tersebut tidak dapat dihindarkan, sehingga internet telah mendorong budaya masyarakat untuk menggunakan media online, hal ini sangat penting bagi hiburan masyarakat melalui informasi yang sudah lengkap di dalam setiap jejaring online. Setiap elemen masyarakat mengenal namanya Instagram khususnya generasi Z saat ini. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui self disclosure pada pengguna fitur close friend di Instagram dan untuk mengetahui apa saja yang menyebabkan terjadinya self disclosure pada penggunaan fitur ini. Metode penelitian yang digunakan menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan motivasi pengguna dalam mengungkapkan motivasi dalam mengunggah close friend di akun pribadinya untuk mengekspresikan setiap kesedihan dan juga kegembiraan, Pemilihan pengguna list close friend cukup beragam, ada yang memilih dengan menyesuaikan konten yang akan diunggah, ada yang melakukan hide story agar tidak perlu untuk mengkurasi ulang di dalam fitur close friend, dan ada juga yang sudah ditetapkan sebelumnya serta tidak perlu di rubah kembali dan Jenis konten yang diunggah meliputi quotes untuk mendorong rasa semangat dalam dirinya, adapun membagihkan konten mengenai kehidupan yang bersifat positif untuk menunjukan rasa kegembiraannya, dan adapun konten yang bersifat negatif untuk membagikan sebuah hiburan untuk dirinya.

Bandung Conference Series Communication ManagementVol. 4(2)
Bandung Islamic University (ID)
Universitas Islam Bandung
Openalex Percentile: Top 72%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.