Apa yang Dipikirkan Orang Tua: Perspektif Kesiapan Sekolah

Abstract School readiness is an essential factor for the academic success of primary school students, and children's social skills influence it, as well as teachers' understanding of transitional learning and parental support. This study examines students' school readiness, focusing on these three variables. Through a survey using tests, questionnaires, interviews and document analysis, this study was conducted among elementary school students in DKI Jakarta. It also developed a standardized school readiness instrument and a transition learning model for early-grade teachers. Results show that 50% of parents prioritize reading, 48.8% writing and 38.1% arithmetic as academic readiness. However, non-academic aspects such as disciplinary behaviour (98.8%), social skills (98.8%), emotion regulation (98.9%), independence (98.9%), and self-confidence (100%) were highly prioritized. In addition, 100% of parents supported a conducive educational atmosphere, teachers who respect students, a playful approach in the early grades, and fun learning media. In conclusion, school readiness covers academic and non-academic aspects in a balanced way, contributing to national policies to support developmentally appropriate transition learning in the early grades of primary school. The findings support Government policy in developing developmentally appropriate transition learning models for young children in the early grades of primary school. Keywords: School Readiness; Transitional Learning Model; Literacy Numeracy; Social Skills Abstrak Kesiapan sekolah merupakan faktor penting bagi keberhasilan akademis siswa sekolah dasar, dipengaruhi oleh keterampilan sosial anak, pemahaman guru tentang pembelajaran transisi, dan dukungan orang tua. Penelitian ini bertujuan menguji kesiapan siswa masuk sekolah, dengan fokus pada ketiga variabel tersebut. Melalui survei menggunakan tes, kuesioner, wawancara, dan analisis dokumen, penelitian ini dilakukan pada siswa sekolah dasar di DKI Jakarta. Penelitian ini juga mengembangkan instrumen standar kesiapan sekolah dan model pembelajaran transisi bagi guru kelas awal. Hasil menunjukkan bahwa 50% orang tua memprioritaskan kemampuan membaca, 48,8% menulis, dan 38,1% berhitung sebagai kesiapan akademik. Namun, aspek non-akademik seperti perilaku disiplin (98,8%), keterampilan sosial (98,8%), regulasi emosi (98,9%), kemandirian (98,9%), dan kepercayaan diri (100%) sangat diprioritaskan. Selain itu, 100% orang tua mendukung suasana pendidikan kondusif, guru yang menghargai siswa, pendekatan bermain di kelas awal, dan penggunaan media pembelajaran yang menyenangkan. Kesimpulannya, kesiapan sekolah mencakup aspek akademik dan non-akademik secara seimbang, berkontribusi pada kebijakan nasional untuk mendukung pembelajaran transisi yang sesuai dengan perkembangan anak usia dini di kelas awal sekolah dasar. Temuan ini mendukung kebijakan pemerintah dalam mengembangkan model pembelajaran transisi yang sesuai dengan perkembangan anak usia dini di kelas awal sekolah dasar. Kata kunci: Kesiapan Sekolah; Model Pembelajaran Transisi; Literasi Numerasi; Keterampilan Sosial

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
PAUDIA JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Published
2024-10-07
DOI
https://doi.org/10.26877/paudia.v13i2.1083
Citations
1
Primary Topic
Educational Methods and Media Use
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.78
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Apa yang Dipikirkan Orang Tua: Perspektif Kesiapan Sekolah

Yuli Pujianti, Hapidin, Nurbiana Dhieni
1 citations
PAUDIA JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Educational Methods and Media Use
0.78
article

Apa yang Dipikirkan Orang Tua: Perspektif Kesiapan Sekolah

Yuli Pujianti, Hapidin, Nurbiana Dhieni
article en
1 citations

Abstract

Abstract School readiness is an essential factor for the academic success of primary school students, and children's social skills influence it, as well as teachers' understanding of transitional learning and parental support. This study examines students' school readiness, focusing on these three variables. Through a survey using tests, questionnaires, interviews and document analysis, this study was conducted among elementary school students in DKI Jakarta. It also developed a standardized school readiness instrument and a transition learning model for early-grade teachers. Results show that 50% of parents prioritize reading, 48.8% writing and 38.1% arithmetic as academic readiness. However, non-academic aspects such as disciplinary behaviour (98.8%), social skills (98.8%), emotion regulation (98.9%), independence (98.9%), and self-confidence (100%) were highly prioritized. In addition, 100% of parents supported a conducive educational atmosphere, teachers who respect students, a playful approach in the early grades, and fun learning media. In conclusion, school readiness covers academic and non-academic aspects in a balanced way, contributing to national policies to support developmentally appropriate transition learning in the early grades of primary school. The findings support Government policy in developing developmentally appropriate transition learning models for young children in the early grades of primary school. Keywords: School Readiness; Transitional Learning Model; Literacy Numeracy; Social Skills Abstrak Kesiapan sekolah merupakan faktor penting bagi keberhasilan akademis siswa sekolah dasar, dipengaruhi oleh keterampilan sosial anak, pemahaman guru tentang pembelajaran transisi, dan dukungan orang tua. Penelitian ini bertujuan menguji kesiapan siswa masuk sekolah, dengan fokus pada ketiga variabel tersebut. Melalui survei menggunakan tes, kuesioner, wawancara, dan analisis dokumen, penelitian ini dilakukan pada siswa sekolah dasar di DKI Jakarta. Penelitian ini juga mengembangkan instrumen standar kesiapan sekolah dan model pembelajaran transisi bagi guru kelas awal. Hasil menunjukkan bahwa 50% orang tua memprioritaskan kemampuan membaca, 48,8% menulis, dan 38,1% berhitung sebagai kesiapan akademik. Namun, aspek non-akademik seperti perilaku disiplin (98,8%), keterampilan sosial (98,8%), regulasi emosi (98,9%), kemandirian (98,9%), dan kepercayaan diri (100%) sangat diprioritaskan. Selain itu, 100% orang tua mendukung suasana pendidikan kondusif, guru yang menghargai siswa, pendekatan bermain di kelas awal, dan penggunaan media pembelajaran yang menyenangkan. Kesimpulannya, kesiapan sekolah mencakup aspek akademik dan non-akademik secara seimbang, berkontribusi pada kebijakan nasional untuk mendukung pembelajaran transisi yang sesuai dengan perkembangan anak usia dini di kelas awal sekolah dasar. Temuan ini mendukung kebijakan pemerintah dalam mengembangkan model pembelajaran transisi yang sesuai dengan perkembangan anak usia dini di kelas awal sekolah dasar. Kata kunci: Kesiapan Sekolah; Model Pembelajaran Transisi; Literasi Numerasi; Keterampilan Sosial

PAUDIA JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
State University of Jakarta (ID), Dar al Athar al Islamiyyah (KW)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 21%
Educational Methods and Media Use
0.78
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.