Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program Bank Sampah Inges (Studi Kasus Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia Lombok Timur)

AbstractThis research aims to describe the implementation of the Inges Waste Bank program, how to strengthen the character of caring for the environment through the Inges Waste Bank program, and the supporting and inhibiting factors for the Inges Waste Bank program. This research uses qualitative research with a case study type, in which the author investigates in detail related to a program which occurs following the reality of the research object. The research techniques used in this research are interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is the data analysis technique according to Milles and Huberman which consists of three stages, namely data condensation, data display, and drawing conclusions. This research shows that the Inges waste bank program has 3 activities: educating the public about waste, making crafts and compost from waste, exchanging waste for wifi vouchers. Now Dasan Lekong Village is the cleanest village in Selotim. It can be concluded that the existence of the Inges waste bank program can improve the environmentally caring character of the people of Dasan Lekong Village.-------------------AbstrakTujuan penelitian untuk mendeskripsikan implementasi program bank sampah inges, bagaiamana penguatan karakter peduli lingkungan melalui program bank sampah inges serta faktor pendukung dan penghambat program bank sampah inges. Penelitian ini mengguankan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus (case study), yang dimana penulis menyelidiki secara mendetail terkait dengan suatu program yang di mana terjadi sesuai dengan kenyataan pada objek penelitian. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data menurut Milles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan yakni kondensasi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa dalam kegiatan program bank sampah inges ini memiliki 3 kegiatan yaitu: Edukasi masyarakat tentang sampah, membuat kerajinan dan kompos dari sampah, menukarkan sampah dengan voucher wifi. Kini Desa Dasan Lekong menjadi desa terbersih selotim. Dapat di simpulkan bahwa adanya program bank sampah inges ini dapat meningkatkan karakter peduli lingkungan masyarakat Desa Dasan Lekong.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Kewarganegaraan
Published
2024-09-30
DOI
https://doi.org/10.24114/jk.v21i2.61208
Primary Topic
Waste Management and Recycling
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program Bank Sampah Inges (Studi Kasus Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia Lombok Timur)

Bagdawansyah Alqadri, Sawaludin Sawaludin, Muhammad Alpan Rasyid Mahmudi, MUHAMMAD ISMAIL
Jurnal Kewarganegaraan
Waste Management and Recycling
article

Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program Bank Sampah Inges (Studi Kasus Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia Lombok Timur)

Bagdawansyah Alqadri, Sawaludin Sawaludin, Muhammad Alpan Rasyid Mahmudi, MUHAMMAD ISMAIL
article en

Abstract

AbstractThis research aims to describe the implementation of the Inges Waste Bank program, how to strengthen the character of caring for the environment through the Inges Waste Bank program, and the supporting and inhibiting factors for the Inges Waste Bank program. This research uses qualitative research with a case study type, in which the author investigates in detail related to a program which occurs following the reality of the research object. The research techniques used in this research are interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is the data analysis technique according to Milles and Huberman which consists of three stages, namely data condensation, data display, and drawing conclusions. This research shows that the Inges waste bank program has 3 activities: educating the public about waste, making crafts and compost from waste, exchanging waste for wifi vouchers. Now Dasan Lekong Village is the cleanest village in Selotim. It can be concluded that the existence of the Inges waste bank program can improve the environmentally caring character of the people of Dasan Lekong Village.-------------------AbstrakTujuan penelitian untuk mendeskripsikan implementasi program bank sampah inges, bagaiamana penguatan karakter peduli lingkungan melalui program bank sampah inges serta faktor pendukung dan penghambat program bank sampah inges. Penelitian ini mengguankan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus (case study), yang dimana penulis menyelidiki secara mendetail terkait dengan suatu program yang di mana terjadi sesuai dengan kenyataan pada objek penelitian. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data menurut Milles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan yakni kondensasi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa dalam kegiatan program bank sampah inges ini memiliki 3 kegiatan yaitu: Edukasi masyarakat tentang sampah, membuat kerajinan dan kompos dari sampah, menukarkan sampah dengan voucher wifi. Kini Desa Dasan Lekong menjadi desa terbersih selotim. Dapat di simpulkan bahwa adanya program bank sampah inges ini dapat meningkatkan karakter peduli lingkungan masyarakat Desa Dasan Lekong.

Jurnal KewarganegaraanVol. 21(2)
Openalex Percentile: Top 80%
Waste Management and Recycling
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.