Analisis Penerapan Audit Internal Pada Koperasi Unit Desa (KUD) Dwi Tunggal Tania Makmur

ABSTRACT This study aims to determine the application of internal audit to cooperative compliance according to the Ministry of Cooperatives and UMKM Regulation Number 5 of 2016. The population of this study is a report on findings and the sample of this research is audit results in 2019-2021. The data collection technique for this research was a qualitative descriptive technique which was carried out by means of documentation and interviews. The data used are primary data and secondary data. The results of the study show that the cooperative has not fully complied with the regulations that have been set by conducting an internal audit to find out the weaknesses or deficiencies that exist in the cooperative and can comply with the regulations that have been set. The principle of cooperatives, cooperatives have been managed democratically, membership is voluntary and open, the distribution of the remaining business results is carried out fairly, and the development of cooperatives. Business, cooperatives have not been optimal in carrying out business performance, business planning and control, and financial control, KUD Dwi Tunggal has not complied with controls in its business. Transactions have not been carried out optimally by utilizing services, applying a standard accounting system, and KUD Dwi Tunggal has not fully complied with SAK-ETAP which can be seen from the accumulation of depreciation has not been carried out. Keywords: Internal Audit,Compliance, Cooperatives. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan audit internal pada kepatuhan koperasi sesuai Peraturan Kementrian Koperasi dan UMKM Nomor 5 Tahun 2016. Populasi penelitian ini adalah laporan hasil temuan dan sampel penelitian ini adalah hasil audit pada tahun 2019-2021. Teknik pengambilan data penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan dokumntasi dan wawancara. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi belum sepenuhnya mematuhi peraturan yang telah ditetapkan dengan dilakukannya audit internal dapat mengetahui kelemahan atau kekurangan yang ada pada koperasi dan dapat mematuhi peraturan yang telah ditetapkan. Prinsip koperasi, koperasi telah melakukan pengelolaan dilakukan secara demokratis, kenggotaan sukarela dan terbuka, pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil, dan pengembangan koperasi. Usaha, koperasi belum optimal dalam menjalankan kinerja usaha, perencanaan dan pengendalian usaha, dan pengendalian keuangan, KUD Dwi Tunggal belum mematuhi pengendalian dalam usahanya. Transaksi belum dilakukan secara optimal pemanfaatan pelayanan, penerapan sistem standar akuntansi, dan KUD Dwi Tunggal belum sepenuhnya mematuhi SAK-ETAP yang dapat dilihat dari belum dilakukannya akumulasi penyusutan. Kata kunci: Audit Internal, Kepatuhan, Koperasi.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi)
Published
2024-09-30
DOI
https://doi.org/10.31851/jmediasi.v7i1.12765
Primary Topic
Local Governance and Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Penerapan Audit Internal Pada Koperasi Unit Desa (KUD) Dwi Tunggal Tania Makmur

Yasir Arafat, Ninin Non Ayu Salmah, Siti Fatmawati
Jurnal Media Akuntansi (Mediasi)
Local Governance and Development
article

Analisis Penerapan Audit Internal Pada Koperasi Unit Desa (KUD) Dwi Tunggal Tania Makmur

Yasir Arafat, Ninin Non Ayu Salmah, Siti Fatmawati
article en

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the application of internal audit to cooperative compliance according to the Ministry of Cooperatives and UMKM Regulation Number 5 of 2016. The population of this study is a report on findings and the sample of this research is audit results in 2019-2021. The data collection technique for this research was a qualitative descriptive technique which was carried out by means of documentation and interviews. The data used are primary data and secondary data. The results of the study show that the cooperative has not fully complied with the regulations that have been set by conducting an internal audit to find out the weaknesses or deficiencies that exist in the cooperative and can comply with the regulations that have been set. The principle of cooperatives, cooperatives have been managed democratically, membership is voluntary and open, the distribution of the remaining business results is carried out fairly, and the development of cooperatives. Business, cooperatives have not been optimal in carrying out business performance, business planning and control, and financial control, KUD Dwi Tunggal has not complied with controls in its business. Transactions have not been carried out optimally by utilizing services, applying a standard accounting system, and KUD Dwi Tunggal has not fully complied with SAK-ETAP which can be seen from the accumulation of depreciation has not been carried out. Keywords: Internal Audit,Compliance, Cooperatives. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan audit internal pada kepatuhan koperasi sesuai Peraturan Kementrian Koperasi dan UMKM Nomor 5 Tahun 2016. Populasi penelitian ini adalah laporan hasil temuan dan sampel penelitian ini adalah hasil audit pada tahun 2019-2021. Teknik pengambilan data penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan dokumntasi dan wawancara. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi belum sepenuhnya mematuhi peraturan yang telah ditetapkan dengan dilakukannya audit internal dapat mengetahui kelemahan atau kekurangan yang ada pada koperasi dan dapat mematuhi peraturan yang telah ditetapkan. Prinsip koperasi, koperasi telah melakukan pengelolaan dilakukan secara demokratis, kenggotaan sukarela dan terbuka, pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil, dan pengembangan koperasi. Usaha, koperasi belum optimal dalam menjalankan kinerja usaha, perencanaan dan pengendalian usaha, dan pengendalian keuangan, KUD Dwi Tunggal belum mematuhi pengendalian dalam usahanya. Transaksi belum dilakukan secara optimal pemanfaatan pelayanan, penerapan sistem standar akuntansi, dan KUD Dwi Tunggal belum sepenuhnya mematuhi SAK-ETAP yang dapat dilihat dari belum dilakukannya akumulasi penyusutan. Kata kunci: Audit Internal, Kepatuhan, Koperasi.

Jurnal Media Akuntansi (Mediasi)Vol. 7(1)
Openalex Percentile: Top 73%
Local Governance and Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.