GADGET MASA KINI: APAKAH MAHAL SELALU SAMA DENGAN BERKUALITAS ?

People often decide based on prices that align with their budget or the desired quality. This study was undertaken to comprehend consumer perspectives on gadgets, with a specific focus on two primary aspects: the quality of the product and its price. This study employs a mixed-methods approach, gathering data through a questionnaire featuring alternative answer choices graded on a Likert scale. The scale has undergone extensive research and has been proven to meet both validity and reliability criteria. The questionnaire employed a simple random sampling technique, distributed to 75 students enrolled in the management study program at Sembilanbelas November Kolaka University. The analytical method applied in this research is perception analysis. This research found that consumer perceptions of gadgets are positively correlated with two main factors: product quality and price. This research recommends that gadget companies promote products that demonstrate a correlation between the price paid and the quality received. This approach is designed to boost their competitiveness and profitability in the highly competitive gadgets industry. Keywords: consumer perception; price; product quality. Orang sering membuat keputusan berdasarkan keseimbangan antara harga yang sesuai dengan anggaran yang sudah disiapkan atau kualitas yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pandangan konsumen terhadap gadget, dengan fokus khusus pada dua aspek utama: kualitas produk dan harga. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan campuran, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang menyajikan pilihan jawaban alternatif yang dinilai menggunakan skala Likert. Skala ini telah melalui penelitian mendalam dan terbukti memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Kuesioner diterapkan dengan teknik simple random sampling dan disebarkan kepada 75 mahasiswa program studi manajemen di Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis persepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap gadget memiliki korelasi positif dengan dua faktor utama: kualitas produk dan harga. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyarankan agar perusahaan gadget memasarkan produk yang menunjukkan hubungan seimbang antara harga yang dibayarkan dan kualitas yang diperoleh. Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan daya saing dan profitabilitas perusahaan di industri gadget yang sangat kompetitif. Kata kunci : harga; kualitas produk; persepsi konsumen.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MODUS
Published
2024-09-20
DOI
https://doi.org/10.24002/modus.v36i2.7661
Primary Topic
SMEs Development and Digital Marketing
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

GADGET MASA KINI: APAKAH MAHAL SELALU SAMA DENGAN BERKUALITAS ?

Hanif Kurniadi
MODUS
SMEs Development and Digital Marketing
article

GADGET MASA KINI: APAKAH MAHAL SELALU SAMA DENGAN BERKUALITAS ?

Hanif Kurniadi
article en

Abstract

People often decide based on prices that align with their budget or the desired quality. This study was undertaken to comprehend consumer perspectives on gadgets, with a specific focus on two primary aspects: the quality of the product and its price. This study employs a mixed-methods approach, gathering data through a questionnaire featuring alternative answer choices graded on a Likert scale. The scale has undergone extensive research and has been proven to meet both validity and reliability criteria. The questionnaire employed a simple random sampling technique, distributed to 75 students enrolled in the management study program at Sembilanbelas November Kolaka University. The analytical method applied in this research is perception analysis. This research found that consumer perceptions of gadgets are positively correlated with two main factors: product quality and price. This research recommends that gadget companies promote products that demonstrate a correlation between the price paid and the quality received. This approach is designed to boost their competitiveness and profitability in the highly competitive gadgets industry. Keywords: consumer perception; price; product quality. Orang sering membuat keputusan berdasarkan keseimbangan antara harga yang sesuai dengan anggaran yang sudah disiapkan atau kualitas yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pandangan konsumen terhadap gadget, dengan fokus khusus pada dua aspek utama: kualitas produk dan harga. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan campuran, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang menyajikan pilihan jawaban alternatif yang dinilai menggunakan skala Likert. Skala ini telah melalui penelitian mendalam dan terbukti memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Kuesioner diterapkan dengan teknik simple random sampling dan disebarkan kepada 75 mahasiswa program studi manajemen di Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis persepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap gadget memiliki korelasi positif dengan dua faktor utama: kualitas produk dan harga. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyarankan agar perusahaan gadget memasarkan produk yang menunjukkan hubungan seimbang antara harga yang dibayarkan dan kualitas yang diperoleh. Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan daya saing dan profitabilitas perusahaan di industri gadget yang sangat kompetitif. Kata kunci : harga; kualitas produk; persepsi konsumen.

MODUSVol. 36(2)
Universitas Sembilanbelas November Kolaka (ID)
Openalex Percentile: Top 70%
SMEs Development and Digital Marketing
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.