Revitalisasi filsafat eksistensialisme Kristen dalam manajemen pendidikan kristiani: Merancang sistem pembelajaran yang resilien dan bermakna

Christian education in Indonesia faces excellent challenges in responding to rapid social, cultural, and technological changes. This research uses the literature method to explore the application of Christian Existentialism Philosophy, based on the thoughts of Søren Kierkegaard and Jean-Paul Sartre, in a more reflective, authentic, and resilient Christian education management. This research consists of three steps: critical analysis of the results-oriented educational paradigm, study of existentialism, and development of an academic management model. The results show that the overly rigid and result-oriented model of Christian education ignores critical existential and spiritual dimensions. Integrating existentialism principles can help create a more inclusive, dialogical, and responsive educational management of the local context. Moreover, by incorporating reflective approaches, authentic experiences, and community engagement, Christian education can be more adaptive in shaping students' characters with integrity, insight, and ability to face global challenges. The model also underscores the importance of collaboration between schools, churches, and families in building a holistic and transformative educational ecosystem. Abstrak Pendidikan Kristen di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam merespons perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang cepat. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan untuk mengeksplorasi penerapan Filsafat Eksistensialisme Kristen, berdasarkan pemikiran Søren Kierkegaard dan Jean-Paul Sartre, dalam manajemen pendidikan Kristen yang lebih reflektif, otentik, dan resilien. Penelitian ini terdiri dari tiga langkah: analisis kritis terhadap paradigma pendidikan yang berorientasi hasil, kajian konsep eksistensialisme, dan pengembangan model manajemen pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan Kristen yang terlalu kaku dan berorientasi pada hasil mengabaikan dimensi eksistensial dan spiritual yang penting. Integrasi prinsip-prinsip eksistensialisme dapat membantu menciptakan manajemen pendidikan yang lebih inklusif, dialogis, dan responsif terhadap konteks lokal. Selain itu, dengan menggabungkan pendekatan reflektif, pengalaman otentik, dan keterlibatan komunitas, pendidikan Kristen dapat lebih adaptif dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas, berwawasan luas, dan mampu menghadapi tantangan global. Model ini juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara sekolah, gereja, dan keluarga untuk membangun ekosistem pendidikan yang holistik dan transformatif.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Kurios
Published
2024-08-30
DOI
https://doi.org/10.30995/kur.v10i2.931
Primary Topic
Contemporary Christian Leadership and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Revitalisasi filsafat eksistensialisme Kristen dalam manajemen pendidikan kristiani: Merancang sistem pembelajaran yang resilien dan bermakna

Donna Sampaleng
Kurios
Contemporary Christian Leadership and Education
article

Revitalisasi filsafat eksistensialisme Kristen dalam manajemen pendidikan kristiani: Merancang sistem pembelajaran yang resilien dan bermakna

Donna Sampaleng
article en

Abstract

Christian education in Indonesia faces excellent challenges in responding to rapid social, cultural, and technological changes. This research uses the literature method to explore the application of Christian Existentialism Philosophy, based on the thoughts of Søren Kierkegaard and Jean-Paul Sartre, in a more reflective, authentic, and resilient Christian education management. This research consists of three steps: critical analysis of the results-oriented educational paradigm, study of existentialism, and development of an academic management model. The results show that the overly rigid and result-oriented model of Christian education ignores critical existential and spiritual dimensions. Integrating existentialism principles can help create a more inclusive, dialogical, and responsive educational management of the local context. Moreover, by incorporating reflective approaches, authentic experiences, and community engagement, Christian education can be more adaptive in shaping students' characters with integrity, insight, and ability to face global challenges. The model also underscores the importance of collaboration between schools, churches, and families in building a holistic and transformative educational ecosystem. Abstrak Pendidikan Kristen di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam merespons perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang cepat. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan untuk mengeksplorasi penerapan Filsafat Eksistensialisme Kristen, berdasarkan pemikiran Søren Kierkegaard dan Jean-Paul Sartre, dalam manajemen pendidikan Kristen yang lebih reflektif, otentik, dan resilien. Penelitian ini terdiri dari tiga langkah: analisis kritis terhadap paradigma pendidikan yang berorientasi hasil, kajian konsep eksistensialisme, dan pengembangan model manajemen pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan Kristen yang terlalu kaku dan berorientasi pada hasil mengabaikan dimensi eksistensial dan spiritual yang penting. Integrasi prinsip-prinsip eksistensialisme dapat membantu menciptakan manajemen pendidikan yang lebih inklusif, dialogis, dan responsif terhadap konteks lokal. Selain itu, dengan menggabungkan pendekatan reflektif, pengalaman otentik, dan keterlibatan komunitas, pendidikan Kristen dapat lebih adaptif dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas, berwawasan luas, dan mampu menghadapi tantangan global. Model ini juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara sekolah, gereja, dan keluarga untuk membangun ekosistem pendidikan yang holistik dan transformatif.

KuriosVol. 10(2)
Jakarta Theological Seminary (ID)
Openalex Percentile: Top 78%
Contemporary Christian Leadership and Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.