Strategi Personal Branding Grup Musik di Media Sosial Instagram

Nallar is a music group that has just developed in Indonesia which consists of three (3) personnel, bringing the genre of Pop, rhythm & blues (R&B). This research discusses how Nallar uses personal branding by utilizing the social media Instagram, as support for Nallar in his work in the music industry in order to introduce the Nallar music group to the general public. This research uses personal branding theory with several existing aspects proposed by Peter Montoya, as a basis for making this research. The research that the researchers studied also used descriptive qualitative research methods, and the results of the research were personal branding of the Nallar music group using eight (8) aspects of Peter Montoya in supporting its activities, namely specialization, leadership, personality, differences, visibility, unity, determination. , and a good name. The importance of this research is that it is used as a reference for musicians or outside musicians in carrying out their personal branding activities. Then the conclusion of this research is that Nallar carries out his personal branding activities by creating interesting content by utilizing the features found on Instagram by using several aspects mentioned above to attract audiences or Instagram users as well as to become an example of music groups in Indonesia in work, with the aim of the Nallar music group being better known for the work they create. Nallar merupakan grup musik yang baru berkembang di Indonesia terdiri dari tiga (3) personil, dengan membawa aliran Pop, rhythm & blues (R&B). Penelitian ini mengangkat tentang bagaimana Nallar menggunakan personal branding dengan memanfaatkan media sosial Instagram, sebagai penunjang Nallar dalam berkarya di industri musik guna memperkenalkan grup musik Nallar pada khalayak ramai. Penelitian ini menggunakan konsep teori personal branding dengan beberapa aspek yang ada yang diusung Peter Montoya, sebagai landasan dalam pembuatan penelitian ini. Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dan memiliki hasil penelitian yaitu pada melakukan personal branding grup musik Nallar menggunakan delapan (8) aspek dari Peter Montoya dalam menunjang kegiatannya, yaitu spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, terlihat, kesatuan, keteguhan, dan nama baik. Dari hasil penelitian ini didapat bahwa Nallar melakukan kegiatan personal branding dengan membuat konten-konten menarik dengan memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat pada Instagram dengan menggunakan beberapa aspek yang tersebut diatas untuk menarik audience atau pengguna Instagram juga untuk menjadi contoh grup musik di Indonesia dalam berkarya, dengan tujuan grup musik Nallar bisa lebih dikenal dengan karya yang dibuatnya.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Kiwari
Published
2024-09-02
DOI
https://doi.org/10.24912/ki.v3i3.32008
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Strategi Personal Branding Grup Musik di Media Sosial Instagram

Farid Rusdi, Rizky Bagus Cahya Putra
Kiwari
Islamic Finance and Communication
article

Strategi Personal Branding Grup Musik di Media Sosial Instagram

Farid Rusdi, Rizky Bagus Cahya Putra
article en

Abstract

Nallar is a music group that has just developed in Indonesia which consists of three (3) personnel, bringing the genre of Pop, rhythm & blues (R&B). This research discusses how Nallar uses personal branding by utilizing the social media Instagram, as support for Nallar in his work in the music industry in order to introduce the Nallar music group to the general public. This research uses personal branding theory with several existing aspects proposed by Peter Montoya, as a basis for making this research. The research that the researchers studied also used descriptive qualitative research methods, and the results of the research were personal branding of the Nallar music group using eight (8) aspects of Peter Montoya in supporting its activities, namely specialization, leadership, personality, differences, visibility, unity, determination. , and a good name. The importance of this research is that it is used as a reference for musicians or outside musicians in carrying out their personal branding activities. Then the conclusion of this research is that Nallar carries out his personal branding activities by creating interesting content by utilizing the features found on Instagram by using several aspects mentioned above to attract audiences or Instagram users as well as to become an example of music groups in Indonesia in work, with the aim of the Nallar music group being better known for the work they create. Nallar merupakan grup musik yang baru berkembang di Indonesia terdiri dari tiga (3) personil, dengan membawa aliran Pop, rhythm & blues (R&B). Penelitian ini mengangkat tentang bagaimana Nallar menggunakan personal branding dengan memanfaatkan media sosial Instagram, sebagai penunjang Nallar dalam berkarya di industri musik guna memperkenalkan grup musik Nallar pada khalayak ramai. Penelitian ini menggunakan konsep teori personal branding dengan beberapa aspek yang ada yang diusung Peter Montoya, sebagai landasan dalam pembuatan penelitian ini. Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dan memiliki hasil penelitian yaitu pada melakukan personal branding grup musik Nallar menggunakan delapan (8) aspek dari Peter Montoya dalam menunjang kegiatannya, yaitu spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, terlihat, kesatuan, keteguhan, dan nama baik. Dari hasil penelitian ini didapat bahwa Nallar melakukan kegiatan personal branding dengan membuat konten-konten menarik dengan memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat pada Instagram dengan menggunakan beberapa aspek yang tersebut diatas untuk menarik audience atau pengguna Instagram juga untuk menjadi contoh grup musik di Indonesia dalam berkarya, dengan tujuan grup musik Nallar bisa lebih dikenal dengan karya yang dibuatnya.

KiwariVol. 3(3)
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 77%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.