Hubungan Kesehatan Mental dan Prestasi Belajar Remaja Stunting

ABSTRACT Adolescence is a time of searching for character. There are many factors that influence its growth and development. One of them is nutritional intake, insufficient nutritional intake can result in stunting which then affects children's motoric, psychological and cognitive development. One of the psychological problems that arises is mental health problems and cognitive problems, namely learning achievement. This research is to determine the relationship between mental health and the learning achievement of stunted adolescents. The research used a quantitative approach with Spearman Rank correlation analysis, a sample of 73, total sampling method. Measuring tools use the Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ), anthropometry and documentation of report cards. This research has a Spearman correlation coefficient value of 0.669, indicating a strong positive relationship between mental health and the learning achievement of stunted adolescents. Good mental health will support good learning achievement. Keywords: Mental Health, Learning Achievement, Teenagers, Stunting ABSTRAK Masa remaja adalah masa mencari karakter. Ada banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satunya adalah asupan gizi, asupan gizi yang kurang bisa mengakibatkan stunting yang kemudian berpengaruh terhadap penkembangan motorik, psikologis dan kognitif anak. Salah satu masalah psikologis yang muncul yaitu masalah kesehatan mental dan untuk kognitif yaitu prestasi belajar. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kesehatan mental dengan prestasi belajar remaja stunting. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisa korelasi Spearman Rank, sampel sebanyak 73, metode pengambilan sampel total sampling. Alat ukur menggunakan Strenght and difficulties Questionnare (SDQ), antropometri dan dokumentasi nilai rapot. Penelitian ini memiliki nilai koefisien korelasi Spearman 0,669, menunjukkan hubungan positif yang kuat antara kesehatan mental dan prestasi belajar remaja stunting. Kesehatan mental yang baik akan mendukung prestasi belajar yang baik. Kata Kunci: Kesehatan Mental, Prestasi Belajar, Remaja, Stunting

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Published
2024-08-30
DOI
https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i9.16670
Citations
1
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
1.11
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Kesehatan Mental dan Prestasi Belajar Remaja Stunting

Lutiyah Lutiyah, Eva Martini, Sifa Fauziyah, Tia Nurhilmiah
1 citations
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Public Health and Nutrition
1.11
article

Hubungan Kesehatan Mental dan Prestasi Belajar Remaja Stunting

Lutiyah Lutiyah, Eva Martini, Sifa Fauziyah, Tia Nurhilmiah
article en
1 citations

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a time of searching for character. There are many factors that influence its growth and development. One of them is nutritional intake, insufficient nutritional intake can result in stunting which then affects children's motoric, psychological and cognitive development. One of the psychological problems that arises is mental health problems and cognitive problems, namely learning achievement. This research is to determine the relationship between mental health and the learning achievement of stunted adolescents. The research used a quantitative approach with Spearman Rank correlation analysis, a sample of 73, total sampling method. Measuring tools use the Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ), anthropometry and documentation of report cards. This research has a Spearman correlation coefficient value of 0.669, indicating a strong positive relationship between mental health and the learning achievement of stunted adolescents. Good mental health will support good learning achievement. Keywords: Mental Health, Learning Achievement, Teenagers, Stunting ABSTRAK Masa remaja adalah masa mencari karakter. Ada banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satunya adalah asupan gizi, asupan gizi yang kurang bisa mengakibatkan stunting yang kemudian berpengaruh terhadap penkembangan motorik, psikologis dan kognitif anak. Salah satu masalah psikologis yang muncul yaitu masalah kesehatan mental dan untuk kognitif yaitu prestasi belajar. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kesehatan mental dengan prestasi belajar remaja stunting. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisa korelasi Spearman Rank, sampel sebanyak 73, metode pengambilan sampel total sampling. Alat ukur menggunakan Strenght and difficulties Questionnare (SDQ), antropometri dan dokumentasi nilai rapot. Penelitian ini memiliki nilai koefisien korelasi Spearman 0,669, menunjukkan hubungan positif yang kuat antara kesehatan mental dan prestasi belajar remaja stunting. Kesehatan mental yang baik akan mendukung prestasi belajar yang baik. Kata Kunci: Kesehatan Mental, Prestasi Belajar, Remaja, Stunting

MAHESA Malahayati Health Student JournalVol. 4(9)
Universitas Prima Nusantara Bukittinggi (ID), Universitas Muhammadiyah Sukabumi (ID)
Zero hunger
Openalex Percentile: Top 18%
Public Health and Nutrition
1.11
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.