Pelatihan Public Speaking dan Pengasahan Rasa Percaya Diri

Abstract The Muhadharah activity is an effort to foster the self-confidence of santri However, santri often lack self-confidence when they are going to appear in the activity. The purpose of this service is to try to increase the santri' self-confidence in showing themselves in public. This service was carried out at the Hidayatul Mubtadiin Singosari Islamic Boarding School in November-December 2023 with the target of the service being the administrators and santri who are assigned to the muhadharah activity. The results of the service show that the muhadharah activity which is carried out once a week on Friday night after the Isha prayer is very important for training the courage and self-confidence of santri with tasks including being the host, khatib/khatibah, qori'/qori'ah, istimbat, entertainment, and commentator. Before appearing, students are given one week to create a speech text and prepare everything needed when appearing in the muhadharah activity. To build the self-confidence of the santri, what needs to be considered is a sense of love, a sense of security, role models, knowledge, and relationships. The administrator at the end of the activity delivers directions or evaluations of the activity, for students who are not responsible for their duties will be given a warning and must be accountable for it in the following month. Keywords: Muhadharah, Public Speaking, Santri. Abstrak Kegiatan Muhadharah merupakan upaya untuk menumbuhkan percaya diri Santri. Namun, sering kali para santri kurang percaya diri saat akan tampil dalam kegiatan tersebut. Tujuan dari pengabdian ini untuk mengupayakan peningkatan rasa percaya diri santri dalam unjuk diri di depan umum. Pengabdian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Singosari pada bulan November-Desember 2023 dengan sasaran pengabdian adalah pengurus dan santri yang bertugas pada kegiatan muhadharah. Hasil pengbadian menunjukkan bahwa kegiatan muhadharah yang dilaksanakan setiap seminggu sekali pada malam Jum’at setelah salat isya’ sangat penting untuk melatih keberanian dan rasa peracaya diri santri dengan tugas di antaranya menjadi pembawa acara, khatib/khatibah, qori’/qori’ah, istimbat, hiburan, dan komentator. Sebelum tampil santri diberi waktu satu minggu untuk membuat teks pidato dan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan saat tampil dalam kegiatan muhadharah. Untuk membentuk kepercayaan diri santri yang perlu diperhatikan adalah rasa cinta, rasa aman, model peran, berpengetahuan, dan hubungan. Pengurus di akhir kegiatan menyampaikan arahan atau evaluasi dari kegiatan tersebut, bagi santri yang tidak bertanggung jawab dengan tugasnya akan diberikan teguran serta harus mempertanggung jawabkannya di bulan berikutnya. Kata kunci: Muhadharah, Public Speaking, Santri.

Authors

Publication Details

Journal
Ngabekti Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published
2024-08-30
DOI
https://doi.org/10.32478/n5q75538
Primary Topic
Communication Studies and Media
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pelatihan Public Speaking dan Pengasahan Rasa Percaya Diri

Inna firdan Choirun Habibah, Nur Hayati Amalia, Firda Aulia, Miftahul Abdul Lathif et al.
Ngabekti Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Communication Studies and Media
article

Pelatihan Public Speaking dan Pengasahan Rasa Percaya Diri

Inna firdan Choirun Habibah, Nur Hayati Amalia, Firda Aulia, Miftahul Abdul Lathif, Moch. Andi Maulana Islam, Mohammad Yusuf Agung Subekti, Moch. Falihul Hilmi
article en

Abstract

Abstract The Muhadharah activity is an effort to foster the self-confidence of santri However, santri often lack self-confidence when they are going to appear in the activity. The purpose of this service is to try to increase the santri' self-confidence in showing themselves in public. This service was carried out at the Hidayatul Mubtadiin Singosari Islamic Boarding School in November-December 2023 with the target of the service being the administrators and santri who are assigned to the muhadharah activity. The results of the service show that the muhadharah activity which is carried out once a week on Friday night after the Isha prayer is very important for training the courage and self-confidence of santri with tasks including being the host, khatib/khatibah, qori'/qori'ah, istimbat, entertainment, and commentator. Before appearing, students are given one week to create a speech text and prepare everything needed when appearing in the muhadharah activity. To build the self-confidence of the santri, what needs to be considered is a sense of love, a sense of security, role models, knowledge, and relationships. The administrator at the end of the activity delivers directions or evaluations of the activity, for students who are not responsible for their duties will be given a warning and must be accountable for it in the following month. Keywords: Muhadharah, Public Speaking, Santri. Abstrak Kegiatan Muhadharah merupakan upaya untuk menumbuhkan percaya diri Santri. Namun, sering kali para santri kurang percaya diri saat akan tampil dalam kegiatan tersebut. Tujuan dari pengabdian ini untuk mengupayakan peningkatan rasa percaya diri santri dalam unjuk diri di depan umum. Pengabdian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Singosari pada bulan November-Desember 2023 dengan sasaran pengabdian adalah pengurus dan santri yang bertugas pada kegiatan muhadharah. Hasil pengbadian menunjukkan bahwa kegiatan muhadharah yang dilaksanakan setiap seminggu sekali pada malam Jum’at setelah salat isya’ sangat penting untuk melatih keberanian dan rasa peracaya diri santri dengan tugas di antaranya menjadi pembawa acara, khatib/khatibah, qori’/qori’ah, istimbat, hiburan, dan komentator. Sebelum tampil santri diberi waktu satu minggu untuk membuat teks pidato dan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan saat tampil dalam kegiatan muhadharah. Untuk membentuk kepercayaan diri santri yang perlu diperhatikan adalah rasa cinta, rasa aman, model peran, berpengetahuan, dan hubungan. Pengurus di akhir kegiatan menyampaikan arahan atau evaluasi dari kegiatan tersebut, bagi santri yang tidak bertanggung jawab dengan tugasnya akan diberikan teguran serta harus mempertanggung jawabkannya di bulan berikutnya. Kata kunci: Muhadharah, Public Speaking, Santri.

Ngabekti Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatVol. 2(2)
Peace, Justice and strong institutions
Openalex Percentile: Top 81%
Communication Studies and Media
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.