AKTUALISASI DIRI DALAM TRILOGI NOVEL DEAR NATHAN KARYA ERISCA FEBRIANI DAN IMPLIKASINYA SEBAGAI PEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK

This research focuses on discussing the self-actualization of the main character in the novel Dear Nathan by Erisca Febriani, and its implications as a character shaper for students. This research is in the form of qualitative descriptive research. The theory used is Carl Rogers' publicist psychology. The data analysis technique used is descriptive analysis and presentation of data in the form of sentences and novel quotations. The research results show that the two main characters in the novel succeeded in achieving their self-actualization. Their character is formed from the experiences and realities they have to live with, which ultimately leads them to success and freedom for their existence. The main character's achievement of self-actualization is proven by the character Nathan who recovers from past trauma and becomes a campus activist. Meanwhile, for the character Salma, self-actualization is proven by Salma returning to writing and realizing her dream as a writer. He studied Indonesian literature with full support from his parents. The value of character in the self-actualization of the main character must be taught and instilled in students in literature learning as it has implications for character development. The application of character values in the self-actualization of the main character in the novel, as well as its implications as a learning medium are realized through Indonesian language teaching activities using the Merdeka Curriculum. ABSTRAKPenelitian ini berfokus membahas aktualisasi diri tokoh utama dalam novel Dear Nathan karya Erisca Febriani, dan implikasinya sebagai pembentuk karakter peserta didik. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan ialah psikologi humanistik milik Carl Rogers. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis dan penyajian data berupa kalimat dan kutipan novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua tokoh utama dalam novel berhasil mencapai aktualisasi diri mereka. Karakter mereka terbentuk atas pengalaman dan realitas yang harus mereka jalani, yang pada akhirnya menuntun mereka pada keberhasilan dan kebebasan atas eksistensi diri mereka. Pencapaian aktualisasi diri tokoh utama dibuktikan dengan tokoh Nathan yang sembuh atas trauma masa lalu dan menjadi salah satu aktivis kampus. Sedangkan pada tokoh Salma, aktualisasi diri dibuktikan dengan Salma yang kembali menulis, dan mewujudkan impiannya sebagai seorang penulis. Ia menempuh pendidikan sastra Indonesia dengan dukungan penuh dari orang tuanya. Adapun nilai karakter dalam aktualisasi diri tokoh utama harus diajarkan dan ditanamkan kepada peserta didik dalam pembelajaran sastra sebagaimana implikasinya terhadap pengembangan karakter. Aplikasi dari nilai karakter dalam aktualisasi diri tokoh utama dalam novel, serta implikasinya sebagai media pembelajaran diwujudkan melalui kegiatan pengajaran Bahasa Indonesia menggunakan Kurikulum Merdeka.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Published
2024-08-26
DOI
https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3186
Citations
1
Primary Topic
Educational Curriculum and Learning Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
2.10
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

AKTUALISASI DIRI DALAM TRILOGI NOVEL DEAR NATHAN KARYA ERISCA FEBRIANI DAN IMPLIKASINYA SEBAGAI PEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK

Resdianto Permata Raharjo, Heny Subandiyah, Dinda Ayu Putri Agti Ramadhani
1 citations
LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Educational Curriculum and Learning Methods
2.10
article

AKTUALISASI DIRI DALAM TRILOGI NOVEL DEAR NATHAN KARYA ERISCA FEBRIANI DAN IMPLIKASINYA SEBAGAI PEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK

Resdianto Permata Raharjo, Heny Subandiyah, Dinda Ayu Putri Agti Ramadhani
article en
1 citations

Abstract

This research focuses on discussing the self-actualization of the main character in the novel Dear Nathan by Erisca Febriani, and its implications as a character shaper for students. This research is in the form of qualitative descriptive research. The theory used is Carl Rogers' publicist psychology. The data analysis technique used is descriptive analysis and presentation of data in the form of sentences and novel quotations. The research results show that the two main characters in the novel succeeded in achieving their self-actualization. Their character is formed from the experiences and realities they have to live with, which ultimately leads them to success and freedom for their existence. The main character's achievement of self-actualization is proven by the character Nathan who recovers from past trauma and becomes a campus activist. Meanwhile, for the character Salma, self-actualization is proven by Salma returning to writing and realizing her dream as a writer. He studied Indonesian literature with full support from his parents. The value of character in the self-actualization of the main character must be taught and instilled in students in literature learning as it has implications for character development. The application of character values in the self-actualization of the main character in the novel, as well as its implications as a learning medium are realized through Indonesian language teaching activities using the Merdeka Curriculum. ABSTRAKPenelitian ini berfokus membahas aktualisasi diri tokoh utama dalam novel Dear Nathan karya Erisca Febriani, dan implikasinya sebagai pembentuk karakter peserta didik. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan ialah psikologi humanistik milik Carl Rogers. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis dan penyajian data berupa kalimat dan kutipan novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua tokoh utama dalam novel berhasil mencapai aktualisasi diri mereka. Karakter mereka terbentuk atas pengalaman dan realitas yang harus mereka jalani, yang pada akhirnya menuntun mereka pada keberhasilan dan kebebasan atas eksistensi diri mereka. Pencapaian aktualisasi diri tokoh utama dibuktikan dengan tokoh Nathan yang sembuh atas trauma masa lalu dan menjadi salah satu aktivis kampus. Sedangkan pada tokoh Salma, aktualisasi diri dibuktikan dengan Salma yang kembali menulis, dan mewujudkan impiannya sebagai seorang penulis. Ia menempuh pendidikan sastra Indonesia dengan dukungan penuh dari orang tuanya. Adapun nilai karakter dalam aktualisasi diri tokoh utama harus diajarkan dan ditanamkan kepada peserta didik dalam pembelajaran sastra sebagaimana implikasinya terhadap pengembangan karakter. Aplikasi dari nilai karakter dalam aktualisasi diri tokoh utama dalam novel, serta implikasinya sebagai media pembelajaran diwujudkan melalui kegiatan pengajaran Bahasa Indonesia menggunakan Kurikulum Merdeka.

LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan PembelajaranVol. 4(3)
Universitas Negeri Surabaya (ID)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 13%
Educational Curriculum and Learning Methods
2.10
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.