PENANAMAN NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM PEMBINAAN AKHLAK PESERTA DIDIK

This study aims to determine the cultivation of religious values in the moral development of students at SMA Negeri 1 Tanjung Bintang. This research is included in qualitative field research. SMA Negeri 1 Tanjung Bintang as a source of data for the research studies conducted. Methods of data collection using interviews, observation, and documentation. The data analysis used was a qualitative descriptive approach, the data analysis method used was three steps of qualitative data analysis, namely: data reduction, data display,and data verification. Test the validity of the data using triangulation. The research indicates that religious values are cultivated in students at SMA Negeri 1 Tanjung Bintang through religious activity programs at school. The implementation of cultivation of religious values in students involves the method of habituation, exemplary behavior, supervision, advice, and sanctioning. The religious values instilled include faith, honesty, discipline, mutual respect, responsibility, and compassion. This study found inhibiting factors in instilling religious values, such as the influence of children's backgrounds on students' attitudes and behavior, and the lack of attention given to activities aimed at instilling religious values, which prevents character values from being properly embedded. Supporting factors in the cultivation of religious values include the school's daily activity program and rules or regulations established by the school. The role of teachers and parents in cultivating religious values can impact students' habits of carrying out worship and other religious activities. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai religius dalam pembinaaan akhlak peserta didik di SMA Negeri 1 Tanjung Bintang. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan bersifat kualitatif. SMA Negeri 1 Tanjung Bintang sebagai sumber data untuk penelitian studi yang dilakukan. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, metode analisis data yang digunakan dengan tiga langkah analisis data kualitatif, yaitu: reduction data, display data, dan verifikasi data. Uji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi. Penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai religius pada peserta didik di SMA Negeri 1 Tanjung Bintang yaitu melalui program- program kegiatan keagamaan di sekolah. Hasil implementasi penanaman nilai-nilai religius pada peserta didik dengan mengunakan metode pembiasaan, keteladanan, pengawasan, nasihat dan metode pemberian sanksi. Nilai-nilai religius yang ditanamkan meliputi nilai keimanan, kejujuran, kedisiplinan, saling menghormati, tanggung jawab, dan kasih sayang. Penelitian ini juga ditemukan faktor penghambat dalam penanaman nilai-nilai religius, seperti: Latar belakang anak yang berbeda tentu mempengaruhi sikap dan perilaku peserta didik, kurangnya perhatian peserta didik dalam melakukan kegiatan penanaman nilai-nilai religius menjadikan nilai-nilai karakter tidak dapat tertanam dengan baik.. Sedangkan faktor pendukung dalam penanaman nilai-nilai religius, seperti: Program kegiatan harian sekolah, peraturan atau tata tertib yang dibuat sekolah. Peran aktif guru serta orang tua dalam penanaman nilai-nilai religius berdampak pada terbiasanya peserta didik melaksanakan Ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published
2024-08-26
DOI
https://doi.org/10.51878/community.v4i1.3205
Citations
1
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
2.10
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENANAMAN NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM PEMBINAAN AKHLAK PESERTA DIDIK

Agus Susanti
1 citations
COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Education and Character Development
2.10
article

PENANAMAN NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM PEMBINAAN AKHLAK PESERTA DIDIK

Agus Susanti
article en
1 citations

Abstract

This study aims to determine the cultivation of religious values in the moral development of students at SMA Negeri 1 Tanjung Bintang. This research is included in qualitative field research. SMA Negeri 1 Tanjung Bintang as a source of data for the research studies conducted. Methods of data collection using interviews, observation, and documentation. The data analysis used was a qualitative descriptive approach, the data analysis method used was three steps of qualitative data analysis, namely: data reduction, data display,and data verification. Test the validity of the data using triangulation. The research indicates that religious values are cultivated in students at SMA Negeri 1 Tanjung Bintang through religious activity programs at school. The implementation of cultivation of religious values in students involves the method of habituation, exemplary behavior, supervision, advice, and sanctioning. The religious values instilled include faith, honesty, discipline, mutual respect, responsibility, and compassion. This study found inhibiting factors in instilling religious values, such as the influence of children's backgrounds on students' attitudes and behavior, and the lack of attention given to activities aimed at instilling religious values, which prevents character values from being properly embedded. Supporting factors in the cultivation of religious values include the school's daily activity program and rules or regulations established by the school. The role of teachers and parents in cultivating religious values can impact students' habits of carrying out worship and other religious activities. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai religius dalam pembinaaan akhlak peserta didik di SMA Negeri 1 Tanjung Bintang. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan bersifat kualitatif. SMA Negeri 1 Tanjung Bintang sebagai sumber data untuk penelitian studi yang dilakukan. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, metode analisis data yang digunakan dengan tiga langkah analisis data kualitatif, yaitu: reduction data, display data, dan verifikasi data. Uji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi. Penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai religius pada peserta didik di SMA Negeri 1 Tanjung Bintang yaitu melalui program- program kegiatan keagamaan di sekolah. Hasil implementasi penanaman nilai-nilai religius pada peserta didik dengan mengunakan metode pembiasaan, keteladanan, pengawasan, nasihat dan metode pemberian sanksi. Nilai-nilai religius yang ditanamkan meliputi nilai keimanan, kejujuran, kedisiplinan, saling menghormati, tanggung jawab, dan kasih sayang. Penelitian ini juga ditemukan faktor penghambat dalam penanaman nilai-nilai religius, seperti: Latar belakang anak yang berbeda tentu mempengaruhi sikap dan perilaku peserta didik, kurangnya perhatian peserta didik dalam melakukan kegiatan penanaman nilai-nilai religius menjadikan nilai-nilai karakter tidak dapat tertanam dengan baik.. Sedangkan faktor pendukung dalam penanaman nilai-nilai religius, seperti: Program kegiatan harian sekolah, peraturan atau tata tertib yang dibuat sekolah. Peran aktif guru serta orang tua dalam penanaman nilai-nilai religius berdampak pada terbiasanya peserta didik melaksanakan Ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatVol. 4(1)
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (ID)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 13%
Education and Character Development
2.10
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.