Analisis Dampak Stabilisasi Ekonomi terhadap Pembatalan Impor Beras dari India ke Indonesia pada Tahun 2023

The purpose of this study is to analyze the cancellation of India's rice exports to Indonesia. At the end of 2023, it was canceled but this was beyond the prediction of the Indian food ministry and the government there was no ban on the export of non-basmati rice Using a descriptive qualitative research type method. Data is collected by understanding the material in scientific articles, news sites, government sites. Descriptive method is used in this research to explain the bilateral relationship between the two countries and the failure of rice exports to Indonesia. The results found that India was experiencing inflation and set a policy to meet domestic needs first, for this urgent condition India canceled rice exports to Indonesia. This was also based on the chaotic harvests of India's Haryana and Punjab regions. This export protection aims to ensure sufficient availability of non-basmati white rice in India, and to prevent price spikes, the Indian government changed the export policy on rice. The research findings state that the cancellation of exports was because India was experiencing inflation and set a policy to meet domestic needs first, for this urgent condition India canceled rice exports to Indonesia. This was also based on crop failures in several regions in India which required repeated planting which took longer than targeted and also had an impact on the price of Indian rice which rose dramatically.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pembatalan ekspor beras India ke Indonesia. Diakhir tahun 2023 melakukan pembatalan namun hal tersebut diluar prediksi kementrian pangan India dan pemerintah tidak ada larangan ekspor beras non basmati Menggunakan metode jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan melakukan pemahaman materi di artikel ilmiah, situs berita, situs pemerintah. Metode Deskriptif digunakan dalam peneliti ini untuk menjelaskan hubungan bilateral kedua Negara dan gagalnya ekspor beras ke Indonesia. Hasil penelitian menemukan bahwa India yang sedang mengalami inflasi dan menetapkan kebijakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu, atas kondisi yang mendesak ini India membatalkan ekspor beras ke Indonesia. Hal ini juga didasarkan atas kacaunya panen daerah Haryana India dan Punjab India. Proteksi ekspor ini tujuannya untuk memastikan ketersediaan beras putih non-basmati di india yang cukup, serta agar tidak terjadi lonjakan harga maka pemerintah India megubah kebijakan ekspor pada beras. Temuan penelitian menyebutkan bahwa pembatalan ekspor dikarenakan India yang sedang mengalami inflasi dan menetapkan kebijakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu, atas kondisi yang mendesak ini India membatalkan ekspor beras ke Indonesia. Hal ini juga didasarkan atas kegagalan panen di beberapa daerah di India yang mengharuskan melakukan penanaman berulang yang memakan waktu lebih lama dari yang ditargetkan juga berdampak pada harga beras India yang naik drastis

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
Published
2024-08-01
DOI
https://doi.org/10.33366/jisip.v13i2.2951
Primary Topic
Economic Growth and Fiscal Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Dampak Stabilisasi Ekonomi terhadap Pembatalan Impor Beras dari India ke Indonesia pada Tahun 2023

Subrantas Ifantri, Diva Zaidan Patria Kumara
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
Economic Growth and Fiscal Policies
article

Analisis Dampak Stabilisasi Ekonomi terhadap Pembatalan Impor Beras dari India ke Indonesia pada Tahun 2023

Subrantas Ifantri, Diva Zaidan Patria Kumara
article en

Abstract

The purpose of this study is to analyze the cancellation of India's rice exports to Indonesia. At the end of 2023, it was canceled but this was beyond the prediction of the Indian food ministry and the government there was no ban on the export of non-basmati rice Using a descriptive qualitative research type method. Data is collected by understanding the material in scientific articles, news sites, government sites. Descriptive method is used in this research to explain the bilateral relationship between the two countries and the failure of rice exports to Indonesia. The results found that India was experiencing inflation and set a policy to meet domestic needs first, for this urgent condition India canceled rice exports to Indonesia. This was also based on the chaotic harvests of India's Haryana and Punjab regions. This export protection aims to ensure sufficient availability of non-basmati white rice in India, and to prevent price spikes, the Indian government changed the export policy on rice. The research findings state that the cancellation of exports was because India was experiencing inflation and set a policy to meet domestic needs first, for this urgent condition India canceled rice exports to Indonesia. This was also based on crop failures in several regions in India which required repeated planting which took longer than targeted and also had an impact on the price of Indian rice which rose dramatically.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pembatalan ekspor beras India ke Indonesia. Diakhir tahun 2023 melakukan pembatalan namun hal tersebut diluar prediksi kementrian pangan India dan pemerintah tidak ada larangan ekspor beras non basmati Menggunakan metode jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan melakukan pemahaman materi di artikel ilmiah, situs berita, situs pemerintah. Metode Deskriptif digunakan dalam peneliti ini untuk menjelaskan hubungan bilateral kedua Negara dan gagalnya ekspor beras ke Indonesia. Hasil penelitian menemukan bahwa India yang sedang mengalami inflasi dan menetapkan kebijakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu, atas kondisi yang mendesak ini India membatalkan ekspor beras ke Indonesia. Hal ini juga didasarkan atas kacaunya panen daerah Haryana India dan Punjab India. Proteksi ekspor ini tujuannya untuk memastikan ketersediaan beras putih non-basmati di india yang cukup, serta agar tidak terjadi lonjakan harga maka pemerintah India megubah kebijakan ekspor pada beras. Temuan penelitian menyebutkan bahwa pembatalan ekspor dikarenakan India yang sedang mengalami inflasi dan menetapkan kebijakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu, atas kondisi yang mendesak ini India membatalkan ekspor beras ke Indonesia. Hal ini juga didasarkan atas kegagalan panen di beberapa daerah di India yang mengharuskan melakukan penanaman berulang yang memakan waktu lebih lama dari yang ditargetkan juga berdampak pada harga beras India yang naik drastis

Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)Vol. 13(2)
Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 84%
Economic Growth and Fiscal Policies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.