IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN KOLABORASI

The Merdeka Curriculum applies a new learning paradigm, which is oriented towards strengthening competence and developing character according to Pancasila values. One of the dimensions of Pancasila gotong-royong is collaboration. This research was conducted using the Problem Based Learning (PBL) model. The research was conducted at SMPN 10 Gresik with 32 students in class VII-A. Collaboration indicators used by researchers include participation, management time, quality of learning outcomes, and interaction with other people. The instruments used in this research include teaching modules, LKPD, and collaborative self-assessment sheets. The research results show that PBL can increase participation and management time respectively by an average of 0.3 with a maximum value of 4, and student interaction by 0.5 out of 4. ABSTRAKKurikulum Merdeka menerapkan pembelajaran paradigma baru, yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter sesuai nilai Pancasila. Salah satu dimensi pancasila gotong-royong yaitu kolaborasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian dilakukan di SMPN 10 Gresik dengan subjek kelas VII-A sebanyak 32 peserta didik. Indikator kolaborasi yang digunakan peneliti diantaranya adalah partisipasi, waktu pengelolaan, kualitas hasil belajar, dan interaksi dengan oranglain. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi modul ajar, LKPD, dan lembar penilaian diri kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL dapat meningkatkan partisipasi dan waktu pengelolaan masing-masing dengan rata-rata sebesar 0,3 dengan nilai maksimal 4, dan interaksi peserta didik sebesar 0,5 dari 4. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kolaborasi peserta didik.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Published
2024-08-09
DOI
https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3127
Primary Topic
Educational Curriculum and Learning Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN KOLABORASI

Ziyadatul Hikmah, MUSTAQIMAH ISNAINI, GUNTUR TRIMULYONO
LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Educational Curriculum and Learning Methods
article

IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN KOLABORASI

Ziyadatul Hikmah, MUSTAQIMAH ISNAINI, GUNTUR TRIMULYONO
article en

Abstract

The Merdeka Curriculum applies a new learning paradigm, which is oriented towards strengthening competence and developing character according to Pancasila values. One of the dimensions of Pancasila gotong-royong is collaboration. This research was conducted using the Problem Based Learning (PBL) model. The research was conducted at SMPN 10 Gresik with 32 students in class VII-A. Collaboration indicators used by researchers include participation, management time, quality of learning outcomes, and interaction with other people. The instruments used in this research include teaching modules, LKPD, and collaborative self-assessment sheets. The research results show that PBL can increase participation and management time respectively by an average of 0.3 with a maximum value of 4, and student interaction by 0.5 out of 4. ABSTRAKKurikulum Merdeka menerapkan pembelajaran paradigma baru, yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter sesuai nilai Pancasila. Salah satu dimensi pancasila gotong-royong yaitu kolaborasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian dilakukan di SMPN 10 Gresik dengan subjek kelas VII-A sebanyak 32 peserta didik. Indikator kolaborasi yang digunakan peneliti diantaranya adalah partisipasi, waktu pengelolaan, kualitas hasil belajar, dan interaksi dengan oranglain. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi modul ajar, LKPD, dan lembar penilaian diri kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL dapat meningkatkan partisipasi dan waktu pengelolaan masing-masing dengan rata-rata sebesar 0,3 dengan nilai maksimal 4, dan interaksi peserta didik sebesar 0,5 dari 4. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kolaborasi peserta didik.

LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan PembelajaranVol. 4(3)
Universitas Negeri Surabaya (ID), Universitas Gresik (ID)
Partnerships for the goals
Openalex Percentile: Top 83%
Educational Curriculum and Learning Methods
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.